15 Keluarga Irwandi Yusuf Positif Covid-19, Termasuk Darwati A Gani

15 anggota keluarga Irwandi Yusuf terinfeksi Covid-19
Ilustrasi - Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menyampaikan 15 anggota keluarganya termasuk sang istri, Darwati A Gani posii=tif terinfeksi virus Corona. | Foto NET

15 Keluarga Irwandi Yusuf Positif Covid-19, Termasuk Darwati A Gani

DotBerita | Banda Aceh – Kabar mengejutkan disampaikan mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Melalui media sosial facebook, ia mengabarkan 15 anggota keluarganya termasuk sang istri, Darwati A Gani terkonfirmasi postif terpapar virus Corona.

Namun pihak Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh menyatakan belum mengetahui pasti kabar tersebut karena belum menerima hasil pemeriksaan sampel usap (swab).

Diketahui, 15 orang anggota keluarga eks Gubernur Aceh Irwandi Yusuf berdomisili di kawasan Lamprit, Kota Banda Aceh.

Irwandi menyebutkan, anggota keluarganya tersebut termasuk istrinya Darwati A Gani, terkonfirmasi positif COVID-19.

Hal itu disampaikan Irwandi Yusuf melalui postingan di akun facebook miliknya bernama Irwandi Teungku Agam Yusuf, yang dikelola oleh tim administrator.

Saat ini Irwandi Yusuf sedang menjalani masa tahanan di Lapas Sukamiskin Jawa Barat, akibat tersandung kasus masalah hukum.

Dalam postingan di akun facebook tersebut, Irwandi menyebutkan pasca satu orang penghuni rumahnya di Lamprit Banda Aceh tertular COVID-19, maka dua hari yang lalu seluruh anggota keluarganya yakni 15 orang melakukan uji swab PCR.

“Hari ini telah keluar hasil bahwa seluruh anggota keluarga saya di rumah Lamprit dinyatakan positif corona, tetapi tidak memperlihatkan gejala asymptomatic alias tidak ada gejala sakit,” tulis Irwandi di akun Facebook, yang dilihat DotBerita Rabu (5/8/2020).

RSUZA belum terima hasil swab

Sementara itu, Direktur RSUZA Banda Aceh dr Azharuddin, yang dikonfirmasi wartawan menyatakan pihaknya belum mendapatkan hasil uji swab anggota keluarga Irwandi Yusuf.

“Kabarnya pada Rabu (5/8) sore nanti baru keluar hasilnya,” kata Azharuddin di Banda Aceh, dikutip ANTARA.

Hal senada juga disampaikan Wakil Direktur Pelayanan RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dr Endang Mutiawati dan Koordinator Pelayanan Tim Penyakit Infeksi Emerging (PIE) dr Novina Rahmawati.

Hasil pemeriksaan swab anggota Darwati A Gani dan 14 anggota oleh Laboratorium Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, belum diterima pihaknya.

Namun Novina membenarkan bahwa Darwati A Gani telah melakukan pengambilan sampel swab di ruang Pinere RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dan sampelnya diuji metode PCR oleh pihak Unsyiah. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca