20 Lelaki dan 15 Perempuan Sedang Pesta Seks Digerebek Polisi

Ilustrasi | Foto: AFP

DotBerita | Homa Bay County – Pesta seks tiba-tiba bubar setelah sepasukan polisi menyerbu sebuah rumah di Homa Bay County, Kenya. Tempat yang dijadikan oleh 35 remaja perempuan dan laki-laki sebagai lokasi pesta seks dan minuman keras, akhir pekan lalu.

Mereka ditangkap dalam kondisi tanpa busana.

Petugas kepolisian setempat menyerbu rumah tersebut sebagai respons atas keluhan warga tentang suara musik yang bising. Kesemua remaja yang ditangkap antara lain 15 perempuan dan 20 laki-laki.

BACA JUGA : BREAKING NEWS: Iran Minta Interpol Tangkap Donald Trump

Dilaporkan, mereka yang diamankan tergolong remaja belum cukup dewasa dengan usia antara 13 hingga 20 tahun.

Melansir Sindonews, pejabat senior polisi setempat, Bob Lang’o, mengatakan kepada surat kabar The Standard bahwa para petugas mendobrak pintu untuk menemukan anak-anak di bawah umur tanpa busana. Kebanyakan dari mereka sedang melakukan hubungan intim saat penggerebekan berlangsung.

“Kami butuh beberapa menit untuk mendobrak pintu,” katanya. “Yang mengejutkan adalah kami masih menemukan sejumlah anak perempuan dan laki-laki tanpa pakaian.”

BACA JUGA: Khawatir Dikudeta, Muhammad bin Salman Tangkap 20 Pangeran

Rumah yang digerebek itu berlokasi di Sango Estate, di Arujo Location. Pemilik rumah juga ditangkap.

Polisi juga mengatakan bahwa alat kontrasepsi bekas ditemukan di rumah tersebut.

“Kondom yang digunakan berarti anak-anak di bawah umur berhubungan seks di rumah,” kata Lang, yang dilansir Mirror, Minggu (5/7/2020).

Dia mengatakan para remaja juga menenggak minuman beralkohol. “Anak-anak mabuk dan beberapa dari mereka pasti merokok,” ujarnya.

Anak-anak di bawah umur itu dibawa ke Kantor Polisi Homa Bay untuk diinterogasi lebih lanjut.

“Kami akan membebaskan anak-anak karena kami tidak dapat menahan mereka di stasiun (kantor polisi),” kata Komandan Polisi Homa Bay Sub County, Sammy Koskey. “Ini adalah kasus pengabaian anak,” katanya lagi.

Dia mengatakan petugas telah memanggil orang tua untuk datang di kantor polisi guna diinterogasi. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca