22 Warga Aceh Barat Ini Terjaring Razia Yustisi Polisi

Razia yustisi yang merupakan operasi secara nasional dilakukan di jalan lintas Meulaboh–Kuala Bhee desa Pinem, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat.
22 Warga Aceh Barat Ini Terjaring Razia Yustisi Polisi
22 Warga Aceh Barat Ini Terjaring Razia Yustisi Polisi

22 Warga Aceh Barat Ini Terjaring Razia Yustisi Polisi

DotBerita | Meulaboh – Sebanyak 22 orang warga terjaring razia yustisi yang digelar jajaran Polres Aceh Barat, Kamis (24/9/2020). Razia tersebut digelar untuk mendisiplinkan warga menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan yang melibatkan unsur TNI bersama 3 pilar itu digelar Kepolisian Sektor Samatiga Polres Aceh Barat.

BACA JUGA: Duda Berondong dan Janda Anak Empat Digerebek Sedang Gituan, Ngakunya Pengen Segera Nikah

Razia yustisi yang merupakan operasi secara nasional dilakukan di jalan lintas Meulaboh–Kuala Bhee desa Pinem, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat.

Polisi menyebut, kegiatan pihaknya dilaksanakan dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 di Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda melalui Kapolsek Samatiga Ipda Fachmi Suciandy dalam keterangannya mengatakan kegiatan razia yustisi turut melibatkan personil TNI bersama 3 pilar.

BACA JUGA: Video Pasangan Mesum Ini Viral, Terekam Asik Gituan di Tepi Laut

Ipda Fachmi Suciandy menyebut dalam kegiatan yang bertujuan mencegah penyebaran virus Corona ini, pihaknya menjaring 22 warga yang tidak menggunakan masker.

“Dalam kegiatan tersebut selain memberikan teguran tertulis juga menyampaikan agar masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan dan juga memberikan edukasi ke masyarakat, tim menjaring 22 orang warga yang tidak menggunakan masker,” ujarnya.

Kapolsek mengatakan, bagi warga yang terjaring razia langsung diberikan sanksi berupa teguran lisan. Kepada mereka juga turut dilakukan pendataan.

BACA JUGA:

Baru Kenal, Pemuda Ini Setubuhi Gadis ABG di Hotel, Ortu Lapor Polisi

Mabuk dan Tak Miliki SIM, Ini Sosok Pejabat yang Tabrak Polwan Hingga Tewas

Ipda Fachmi Suciandy menyebut, kegiatan serupa akan terus digelar pihaknya untuk menumbuhkan kesadaran dan disiplin warga mematuhi penerapan protokol kesehatan.

Kegiatan berupa operasi yustisi ini dilaksanakan setiap hari dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Samatiga,” tandas Kapolsek Samatiga. (*)