Akhirnya Pedagang Kembali Berjualan di Pasar Peunayong, Selama Dipindahkan ke Al-Mahirah Pendapatan Menurun

Sebelumnya, sejumlah perwakilan pedagang dilaporkan mendatangi pendopo Wali Kota Banda Aceh untuk menyampaikan keluhan dan kendala-kendala mereka hadapi selama dipindahkan ke Pasar Al-Mahirah.
Akhirnya Pedagang Kembali Berjualan di Pasar Peunayong, Selama Dipindahkan ke Al-Mahirah Pendapatan Menurun
Suasana Pasar Peunayong sebelum kebijakan pemindahan ke Pasar Al-Mahirah. | Foto NET

DotBerita | Banda Aceh – Sejumlah pedagang kembali berjualan di Pasar Peunayong setelah sebelumnya sempat dipindahkan ke di Pasar Al-Mahirah Lamdingin akibat kebijakan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman.

Hal ini diketahui setelah Aminullah Usman menganulir kebijakan pelarangan berjualan di Pasar Peunayong atas permintaan perwakilan pedagang yang berdelegasi ke kediamannya kawasan Blang Padang, Banda Aceh, Minggu (23/8/2020).

Meski demikian, Wali Kota Banda Aceh menyebutkan kebijakannya itu bersifat sementara. Dia juga menyebut hal itu dilakukan untuk membantu pedagang yang diakuinya mengalami penurunan pendapatan sejak dipindahkan ke Pasar Al-Mahirah di tengah situasi pandemi.

“Keputusan kita ambil bersifat sementara untuk membantu pedagang di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang kondisi pendapatannya menurun. Disisi lain, pemerintah kota juga punya waktu dan kesempatan untuk mempersiapkan dan membangun sarana baru yang lebih representatif di Pasar Al-Mahirah Lamdingin,” kata Wali Kota Aminullah, seperti dikutip Antara, Minggu.

Sebelumnya, sejumlah perwakilan pedagang dilaporkan mendatangi pendopo Wali Kota Banda Aceh untuk menyampaikan keluhan dan kendala-kendala mereka hadapi selama dipindahkan ke Pasar Al-Mahirah. 

Selain barang jualan mereka kurang laris, para pedagang juga mengeluhkan kendala terkait fasilitas pendukung yang tersedia di Pasar Al-Mahirah.

Hal ini diperparah dengan kondisi pandemi Covid-19 yang mengakibatkan penurunan pendapatan mereka. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca