Alhamdulillah, Ibadah Haji Berjalan Lancar, Tak Ada Laporan Soal Covid-19

Ibadah haji 2020 berjalan lancar. Tidak ada jamaah yang dilaporkan terinfeksi Corona.
Alhamdulillah, Ibadah Haji Berjalan Lancar, Tak Ada Laporan Soal Covid-19| Foto: AP/STR/

Alhamdulillah, Ibadah Haji Berjalan Lancar, Tak Ada Laporan Soal Covid-19

DotBerita | Jakarta – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi merilis informasi terkait pelaksanaan ibadah haji 2020. Pelaksanaan rukun haji disebutkan berjalan lancar tanpa kendala berarti, termasuk keadaan jamaah dalam keadaan sehat dan bebas Covid-19.

Hal ini disampaikan Kementerian Kesehatan Arab Saudi yang melaporkan tidak ada laporan jamaah haji 2020 yang terinfeksi Corona. Seluruh jamaah haji dinyatakan dalam keadaan sehat.

Melansir detikcom dari Saudi Press Agency, Asisten Menteri Kesehatan dan juru bicara resmi Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Dr. Muhammad Al-Abdali, menyatakan tidak ada kasus virus Corona yang tercatat di antara jamaah haji.

Sementara Juru bicara keamanan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, Letnan Kolonel Talal Al-Shalhoub, menekankan jamaah haji melakukan rangkaian ibadah haji dengan mengikuti protokol keamanan dengan baik.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyiapkan sekitar 8 ribu tenaga kesehatan dan staf yang ditugaskan untuk melayani jamaah haji.

Dilaporkan Saudi Gazette, bahwa kementerian juga menyiagakan enam rumah sakit, 51 klinik kesehatan, dan 200 ambulans untuk perawatan kesehatan bagi para jamaah haji di Makkah dan tempat suci lainnya.

Sementara Kepala Staf Perencanaan dan Strategi Penasihat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Omar Al-Maddah, mengatakan bahwa para peziarah tinggal di Muzdalifah sampai pagi Hari Raya Idul Adha. Mereka tiba pada malam Idul Adha yakni sekitar pukul 19.30 waktu setempat.

“Jamaah haji pergi dari Muzdalifah pada pukul 05.00 pagi ke Jembatan Jamarat di Mina untuk melemparkan jumrah dengan mengikuti protokol kesehatan,” ujar Omar Al-Maddah. Setelah itu mereka mulai tiba di Makkah untuk melakukan tawaf pada pukul 07.00 hingga selesai pada pukul 09.30 waktu setempat.

Sedangkan berdasarkan laporan Arab News, terdapat 1.686 kasus baru virus corona di Arab Saudi pada hari Jumat (31/7/2020). Tetapi dari jumlah itu tidak ada yang terdeteksi di antara jemaah haji.

Dilaporkan juga total kasus COVID-19 yang dikonfirmasi menjadi 275.905, dengan angka kematian terkait COVID-19 di Arab Saudi menjadi 2.866. Sementara jumlah total orang yang sembuh naik menjadi 235.658.

Berdasarkan kasus-kasus baru yang dilaporkan, jumlah tertinggi dilaporkan terjadi di Mekah dengan 178 kasus. Tetapi jemaah haji tetap bebas virus Corona pada Jumat (31/7/2020). Meski demikian, Arab Saudi menerapkan sejumlah langkah untuk menjaga jamaah haji dari COVID-19 selama haji terbatas tahun ini.

Atas situasi tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, bahkan memuji Kerajaan Arab Saudi terkait pelaksanaan haji tahun ini di tengah pandemi virus Corona.

Apa yang dilakukan pemerintah Saudi tersebut, menurut Tedros adalah contoh sempurna dari apa yang bisa dilakukan negara-negara untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru mengatasi penyebaran virus Corona. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca