Anak Jokowi akan Lawan Kotak Kosong di Pilkada Solo, PKS Bilang Begini

Putra Jokowi, Gibran akan melawan kotak kosong di Pilkada Solo 2020
Gibran Rakabuming Raka. | Foto: Rengga Sancaya

DotBerita | Solo – Pengurus PKS Solo menyindir partai-partai mendukung Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang menyebabkan semakin besarnya potensi lawan kotak kosong di Pilkada Solo.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto kepada wartawan menyebut adanya kotak kosong menandakan kemunduran demokrasi.

PKS menjadi satu-satunya partai yang melawan Putra Jokowi, Gibran di Pilkada Solo. Partai itu  menyatakan bahwa jika terjadi kotak kosong, maka akan terjadi kemunduran demokrasi.

Partai politik di Solo seharusnya malu jika nantinya Gibran melawan kotak kosong.

“Mestinya partai-partai politik di Solo itu malu jika kotak kosong. Dalam sejarah, Solo belum pernah seperti itu. Makanya kalau ini sampai terjadi, sebuah kemunduran demokrasi,” kata Sugeng Riyanto, seperti dikutip detikcom, Rabu (12/8).

Tanggapan Gerindra

Sementara Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, mengatakan perihal kotak kosong telah diatur dalam regulasi. Sehingga, pihaknya tidak merasa malu jika nantinya benar-benar melawan kotak kosong.

Dia juga mengatakan masyarakat tetap bisa berdemokrasi dengan menggunakan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kalau pun nanti benar terjadi kotak kosong, kan masyarakat yang menilai. Masyarakat bisa memilih sesuai kehendak, tidak ada paksaan,” ujarnya dia.

Menurut Ardi, pilihan mendukung Gibran sudah pertimbangkan dengan matang. Terlebih menuju Pemilu 2024, dia yakin suara Gerindra bisa semakin terdongkrak.

“Karena di Pemilu 2019 kemarin suara kami di Solo hancur. Kesan kita sebagai partai nasionalis harus dikembalikan. Jadi kita tidak takut sama sekali, justru suara kita bisa bertambah,” tandasnya. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca