Apes Nasib PSK Asal Bondowoso, Sudah Tak Dibayar, HP juga Diembat Pria Hidung Belang Ini

Sudah tak membayar, pria hidung belang itu ternyata ikut mencuri HP milik SU usai servis ranjang yang ia terima.
Apes Nasib PSK Asal Bondowoso, Sudah Tak Dibayar, HP juga Diembat Pria Hidung Belang Ini
BA, pria hidung belang pelaku pencurian HP PSK yang dibookingnya. | Foto: Ardian Fanani/detikcom

DotBerita | Banyuwangi – Layanan esek-esek yang diberikan SU, seorang PSK asal Bondowoso ternyata tak cukup bagi BA (24), pemuda asal Kelurahan/Kecamatan Kalipuro. Sudah tak membayar, pria hidung belang itu ternyata ikut mencuri HP milik SU usai servis ranjang yang ia terima.

Nasib apes dialami SU (32), seorang PSK asal Bondowoso yang kehilangan HP setelah memberikan layanan esek-esek kepada BA.

Ironisnya, pencurian handphone miliknya itu dilakukan pria hidung belang yang sudah memesan servis ranjangnya. Tak terima, SU akhirnya melaporkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.

Melansir detikcom, polisi akhirnya berhasil meringkus BA (24), pemuda asal Kelurahan/Kecamatan Kalipuro. Saat ini, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita sudah menerima laporan dari seorang perempuan yang handphonenya telah dicuri. Setelah dilakukan lidik, akhirnya pelaku berhasil kita tangkap,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin dikutip dari detikcom, Rabu (26/8/2020).

Baca Juga:

“Sudah kita tahan dan kita tetapkan sebagai tersangka,” ujar Arman.

Menurut Arman, modus operandi yang dilakukan tersangka cukup unik. Semula tersangka memesan seorang wanita penghibur untuk melayani syahwatnya.

Usai melakukan persetubuhan, korban langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Saat korban lengah inilah, tersangka langsung melancarkan aksinya.

“Setelah korban datang, diajaklah oleh tersangka ke sebuah hotel. Hingga akhirnya keduanya melakukan persetubuhan layaknya suami isteri,” ungkap Arman.

Langsung kabur

Dia mengambil handphone korban, dan langsung kabur tanpa membayar service yang sudah diberikan.

“Pelaku langsung kabur dan meninggalkan korban yang tengah mandi,” kata Arman.

Tersangka langsung menjual handphone hasil curian tersebut seharga Rp600.000.

“Kita juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit HP merk OPPO A83, lengkap dengan dusbook dan nota jual beli,” ujarnya.

Usut punya usut, tersangka ternyata sudah langganan keluar masuk penjara. Dia tercatat sebagai residivis kasus serupa dan sudah dua kali mendekam di Lapas Klas 2A Banyuwangi.

Baca Juga:

“Jadi tersangka ini baru keluar dari penjara pada bulan April lalu karena program asimilasi,” tutup perwira menengah Polri ini.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, BA harus kembali merasakan dinginnya jeruji sel tahanan. Dia dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP SUBS 362 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun kurungan penjara. (*)