Begini Proses Hukum 16 Oknum Polisi Terlibat Tembak 3 Warga yang Salah Satunya Meninggal

Sebanyak 16 polisi yang sempat ditahan kini dipulangkan.
Begini Proses Hukum 16 Oknum Polisi Terlibat Tembak 3 Warga yang Salah Satunya Meninggal
ILUSTRASI - Penembakan | Foto: Rachman Haryanto/detikcom

Begini Proses Hukum 16 Oknum Polisi Terlibat Tembak 3 Warga yang Salah Satunya Meninggal

DotBerita | Makassar – Polisi akhirnya memproses 16 orang oknum anggotanya yang diduga terkait dengan kasus penembakan tiga warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Para oknum polisi itu disebut segera menjalani sidang disiplin atas kasus yang menyebabkan salah satu korban meninggal dunia.

“Lagi tunggu sidang, mungkin sidangnya pekan depan,” kata Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP M Kadarislam seperti dikutip detikcom, Kamis (10/9/2020).

Kadarislam mengatakan sidang disiplin nanti diharapkan dapat mengungkap fakta-fakta terkait prosedur yang dijalankan oknum polisi dalam peristiwa penembakan warga tersebut. Unsur kelalaian akan disorot.

“Nanti dia lihat fakta-fakta sidangnya apa, gitu kan, pada saat dia, yang mana kelalaian, yang mana ada kaitannya itu (penembakan),” kata dia.

BACA JUGA: Ternyata 3 Warga Tertembak Setelah Polisi Keluarkan Tembakan, Satu di Antaranya Meninggal

“Nanti ada beberapa sanksi yang diberikan di situ, 7 hari, 14 hari, 21 hari tahanan, mungkin ada kaitannya dengan karier dia bagaimana,” imbuhnya.

Ke-16 oknum polisi tersebut sebelumnya memang dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan 5×24 jam oleh Propam Polda Sulawesi Selatan.

Kini Propam Polda Sulsel sedang melengkapi berkas berita acara pemeriksaan (BAP) oknum polisi tersebut sebelum lanjut ke sidang disiplin.

BACA JUGA: Detik-detik Pemuda di Makassar Tumbang Kena Tembakan Peringatan Polisi

Diketahui, peristiwa penembakan yang terjadi pada Minggu (30/8) lalu itu mengenai tiga orang warga. Satu orang atas nama Anjas tewas dan dua warga mengalami luka. Korban luka sudah dibolehkan pulang ke rumah.

Sempat ditahan

Sementara sebelumnya, insiden penembakan tiga warga di Kota Makassar saat tembakan peringatan polisi masih bergulir. Sebanyak 16 polisi yang sempat ditahan kini dipulangkan.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo mengatakan 16 oknum polisi sebagai terperiksa dalam kasus penembakan tiga warga di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sudah diperiksa selama 5 x 24 jam.

BACA JUGA: Ibu Kandung di Aceh Tengah Kubur Bayi Hidup-hidup Masih di RS, Ini yang Dilakukan Polisi

Propam Polda Sulsel akan melengkapi berkas berita acara pemeriksaan (BAP) dari ke-16 oknum polisi tersebut agar bisa lanjut ke sidang disiplin.

“Berkasnya sisa, mau dilengkapi, seminggu selesai,” beber Ibrahim di kantornya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Senin (7/9/2020).

Tidak ada peringatan

Polda Sulsel menegaskan penembakan 3 warga di Makassar oleh oknum polisi bukan dari tembakan peringatan. 16 Polisi yang diperiksa dalam kasus tersebut diketahui banyak yang melanggar prosedur.

BACA JUGA: FA Remas Payudara Siswi SMA, Awalnya Dalih Ngajak Jalan-jalan, Akhirnya Diciduk Polisi 

“Ndag ada (tembakan peringatan). Makanya itulah nanti yang akan kita ekspose,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo saat ditemui detikcom di kantornya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Senin (7/9/2020).

Kombes Ibrahim lebih lanjut mengatakan, kepolisian memiliki tata aturan saat bertugas di lapangan. Sebagai contoh, kata Ibrahim, di lapangan anggota kepolisian harus memberikan tembakan peringatan.

“Dia tidak memberikan tembakan peringatan, itu sudah jadi prosedur yang dilanggar,” sambung Kombes Ibrahim. (*)