BPKS Kelola Ratusan Miliar per Tahun, tapi Pelabuhan Bebas Sabang Belum juga Hidup, Ini Permintaan Rafli

DotBeritaCom – Sejak terbentuk pada 2001 lalu berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Aceh, Badan Penguasaan Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) dinilai belum juga mampu mengubah wajah Sabang.

Padahal, badan khusus yang memilik sumber pendanaan melalui APBN itu saban tahunnya memperoleh anggaran lebih dari Rp200 miliar.

Karenanya, sejumlah anggota DPR meminta lembaga yang saat ini dipimpun Razuardi itu bisa lebih fokus memajukan Sabang dan punya dampak positif bagi peningkatan ekonomi Aceh.

Seperti diberitakan Antara, Wakil Ketua Komisi VI Mohammad Hekal meminta Badan pengusahaan Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) untuk menyusun program yang terarah untuk memajukan kawasan tersebut.

“Sudah saatnya BPKS lebih fokus dan membuat program kerja yang terarah,terukur serta memiliki input atau income yang jelas,” katanya di Banda Aceh, Sabtu.

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela pertemuan dengan BPKS dalam kunjungan kerja reses Komisi VI DPR ke Provinsi Aceh.

Ia menjelaskan salah satu peluang untuk memajukan kawasan tersebut adalah dengan menghidupkan Pelabuhan Bebas Sabang.

“Kita akan terus mendorong pemerintah pusat beserta pemangku kepentingan lainnya untuk bersama mewujudkan Pelabuhan Bebas Sabang sebagai salah satu sarana mendongkrak ekonomi rakyat,” katanya.

menurut dia dengan berjalannya Pelabuhan Bebas Sabang maka taraf ekonomi masyarakat Sabang khususnya dan masyarakat Aceh pada umumnya akan meningkat sehingg dapat menurunkan angka kemiskinan.

Hal senada juga di sampaikan Anggota DPR asal Aceh, Rafli. Ia mengatakan BPKS harus merancang perencanaan yang jelas dan fokus sehingga arah pembangunan yang dilakukan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

redaksi dbcom
Penulis yang membaca