Direktur RSUD Peureulak Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di RS Adam Malik, Diduga Terpapar COVID-19

Direktur RSUD Peureulak itu sempat dilarikan ke RS Adam Malik, Kota Medan, Sumatera Utara.
GTPP COVID-19 Aceh: Korban Meninggal Akibat Corona Capai 155 Orang
ILUSTRASI - GTPP COVID-19 Aceh: Korban Meninggal Akibat Corona Capai 155 Orang. | Foto: Edi Wahyono/detikcom

DotBerita | Peureulak – Kabar duka datang dari Peureulak Aceh Timur. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, dr Dharma Widya meninggal dunia.

Berdasarkan laporan medis, sebab meninggalnya dr Dharma diduga kuat karena terpapar virus COVID-19.

Direktur RSUD Peureulak itu sempat dilarikan ke RS Adam Malik, Kota Medan, Sumatera Utara.

Namun nyawanya tak tertolong dan dilaporkan meninggal pada Kamis (10/9/2020) malam kemarin sekitar pukul 23.00 WIB. 

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Aceh Timur dr Edi Gunawan, kepada wartawan Jumat (11/9/2020), mengatakan pasien meninggal dalam status probable, karena belum memiliki hasil laboratorium real time Polymerase Chain Reaction (PCR), dilansir dari Antara.

“Iya benar, beliau meninggal statusnya belum terkonfirmasi, masih probable. Untuk pemakaman akan dimakamkan di Kota Langsa,” kata Edi Gunawan di Idi, Aceh Timur.

Dijelaskan, dr Dharma Widya sebelumnya dirawat di RS Royal Prima Kota Medan, Sumatera Utara dengan gejala gangguan pernapasan dan juga riwayat penyakit lainnya.

Kemudian, lanjut dia, karena kondisinya sudah semakin buruk sehingga dirujuk ke RS Adam Malik, Kota Medan dan dilaporkan meninggal pada Kamis (10/9) kemarin sekitar pukul 23.00 WIB. 

“Dokter Dharma meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan terpapar virus corona, karena sebelumnya diduga pernah kontak dengan pasien COVID-19,” katanya.

Jadi secara klinis kita anggap COVID-19, namun hingga kini kita masih menunggu hasil pemeriksaan swab, kata Edi lagi.

Selain itu, Edi menyebutkan pihaknya akan menelusuri riwayat kontak erat dengan direktur RSUD tersebut.

Pihaknya juga akan melakukan penyemprotan disinfektan terhadap gedung RSUD Peureulak guna pencegahan potensi penyebaran COVID-19. (*)