Djoko Tjandra Ditangkap, Yasonna Laoly Sebut Penerbitan Paspor Sang Buron Penuhi Syarat UU

Penerbitan paspor Djoko Tjandra penuhi syarat undang-undang
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly

Djoko Tjandra Ditangkap, Yasonna Laoly Sebut Penerbitan Paspor Sang Burona Penuhi Syarat UU

DotBerita | Jakarta – Buronan kelas kakap Djoko Tjandra berhasil ditangkap aparat Polri di Malaysia beberapa waktu lalu. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memberikan keterangan terkait penerbitan paspor Djoko Tjandrayang saat berstatus buron.

“Penerbitan paspor Djoko Tjandra itu memenuhi persyaratan Undang-Undang, enggak ada yang salah di situ,” singkat Yasonna di Kantor Kemenkumham, Jakarta Selatan, dikutip merdeka.com, Senin (3/7/2020).

Menurut Yasonna, persyaratan penerbitan paspor Djoko Tjandra terpenuhi akibat tidak adanya data pencarian orang yang masuk dalam data keimigrasian. Sehingga, hal itu dianggap sesuai prosedur penerbitan.

Djoko Tjandra kemudian berhasil ditangkap di Malaysia dan dibawa pulang ke tanah air oleh tim Bareskrim Polri yang dipimpin langsung Kabareskrim, Komjen Listyo Sigit Purnomo.

“Waktu penerbitannya dia punya KTP, kartu keluarga, akta lahir, semua memenuhi syarat. Tidak ada dalam sistem bahwa dia tidak ada DPO,” kata Yasonna.

Ditemukan Pelanggaran 

Menkumham Yasonna menambahkan, bila nama terpidana kasus korupsi hak tagih Bank Bali pada kemudian hari ditemukan dugaan pelanggaran hukum, maka pihaknya dapat meminta pertanggungjawaban.

Sekalipun saat penerbitan tidak ditemukan hal tersebut.

“Kalau suatu saat terjadi pelanggaran hukum, (dia) harus bertanggung jawab. Jadi tak ada urusan di situ (saat penerbitan) tidak ada masalah,” katanya. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca