Enam Tahun Menunggu Ternyata Diselingkuhi, Istri Marah Rubuhkan Rumah

Penantian panjang Titik justru berbuah pahit. Ia harus menghadapi kenyataan bahwa sang suami yang di perantauan kini punya sosok wanita idaman lain.
Enam Tahun Menunggu Ternyata Diselingkuhi, Istri Marah Hancurkan Rumah
Puing-puing bangunan rumah setelah dihancurkan Foto: Sugeng | Foto Harianto/detikcom

DotBerita | Madiun – Amarah seorang istri di Madiun seperti tak terbendung. Ia meluapkan emosi bercampur sakit hati dengan merubuhkan rumah yang ia tempati sendiri karena curiga sang suami di perantauan punya wanita idaman lain.

Peristiwa itu terjadi di Desa Pucanganom, Kecamatan Kebonsari, kabupaten Madiun. Sang istri bernama Titik berbuat nekad lantaran problem rumah tangga dengan sang suami, akibat kehadiran orang ketiga.

Sang suami, Nanang, ternyata telah enam tahun tak kembali sejak kepergian ke luar negeri sebagai TKI. Penantian panjang Titik justru berbuah pahit. Ia harus menghadapi kenyataan bahwa sang suami yang di perantauan kini punya sosok wanita idaman lain.

Titik bahkan meluapkan amarahnya dengan menghancurkan rumah yang ditempati bersama sang suami, hingga hancur tak berbentuk.

Tak hanya soal suami yang dicurigai memiliki wanita lain, Titik dan keluarga juga terlibat persoalan dengan pihak keluarga suami yang memintanya untuk segera pindah dari rumah tersebut.

Titik dan keluarga akhirnya memilih merobohkan rumah tersebut. Ditambah sang suami yang bekerja di Taiwan sebagai TKI diketahuinya menjalin hubungan dengan wanita lain sejak tiga tahun terakhir.

Amarah yang tak terbendung membuat ia menghancurkan rumah yang selama ini ditempatinya bersama anak laki-lakinya.

Melansir detikcom, Ketua RT di daerah itu, Ngamali, membenarkan isu soal rumah tangga Titik dan suami. Persoalan itu tak kunjung selesai karena adanya perselingkuhan.

“Dari Nanangnya (memicu), memang kan istrinya sudah tahu, di sana itu istilahnya punya pacar,” ujar Ngamali seperti dilansir detikcom.

Tak pulang 6 tahun

Sang suami, Nanang ternyata sudah berada di Taiwan dalam enam tahun belakangan.

Nanang tak hanya sudah lama tidak kembali ke Indonesia, namun justru membuat Titik kecewa karena melakukan perselingkuhan di Taiwan.

“Jadi kerjanya dari mbahnya kan juga ada yang di Taiwan juga,” sambung Ngamali menjelaskan.

Usai merubuhkan rumah itu, Titik dan anaknya kini harus menumpang bersama orang tuanya.

Bangunan rumah yang dirubuhkan tinggal puing-puing pecahan beton itu pun kini ramai didatangi warga sekitar di daerah tersebut. (*)