Heboh Video Mesum Mantan Anggota DPRD Tersebar, Tokoh Adat Minta Polisi Lakukan Ini

Sebuah video adegan mesum yang melibatkan mantan anggota DPRD Mimika dengan seorang wanita berinsial AZDB alias I, tersebar di medsos.
Heboh Video Mesum Mantan Anggota DPRD Tersebar, Tokoh Adat Minta Polisi Lakukan Ini
ILUSTRASI - Video mesum. | Foto NET

DotBerita | Papua – Sebuah video adegan mesum yang melibatkan mantan anggota DPRD Mimika dengan seorang wanita berinsial AZDB alias I, tersebar di medsos. Tokoh adat Mimika pun meminta polisi bekerja profesional dengan menindak siapapun yang terlibat dalam kasus tersebut.

Tokoh ada sekaligus Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) di Kabupaten Mimika, Georgorius Okoare meminta Polda Papua segera mengumumkan tersangka baru kasus video mesum.

Video tersebut berisi adegan panas mantan anggota DPRD Mimika berinisial MM dengan perempuan berinisial AZDB alias I pada Selasa (11/8/2020) malam.

Ketua Lemasko Georgorius Okoare seperti dilansir dari Antara di Timika mengapresiasi kebijakan Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw yang telah mengambil alih penanganan kasus itu dari Polres Mimika ke Polda Papua.

Georgorius meminta siapapun yang terlibat dalam pembuatan video dan menyebarluaskannya kepada khalayak umum untuk diproses.

Baca Juga:

”Negara ini negara hukum, siapapun kalau melanggar hukum maka harus ditindak. Biarlah proses hukum ini berjalan tanpa ada yang mengintervensi supaya menjadi efek jera bagi semua pihak untuk tidak berbuat semena-mena kepada orang lain,” ujar Georgorius Okoare, Selasa (25/8).

Tokoh ada di Mimika ini menuturkan, Polda Papua tidak akan mendiamkan kasus tersebut.

Menurutnya polisi akan mengumumkan secara terang benderang siapa-siapa yang terlibat dalam upaya membuat skenario kejahatan hingga menyebarluaskan video adegan panas mantan anggota DPRD Mimika berinisial MM dengan perempuan berinisial AZDB alias I pada Selasa (11/8) malam.

”Orang-orang itu harus segera ditetapkan sebagai tersangka dan diumumkan secara terbuka, biar publik tahu. Siapa sesungguhnya orang yang disebut-sebut sebagai bos besar itu,” ujar Georgorius Okoare.

“Kalau bisa dalam minggu ini tersangka barunya sudah bisa diumumkan, jangan terlalu lama, bila perlu mereka langsung ditahan,” katanya melanjutkan.

Polda bentuk Tim Khusus

Sementara sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw beberapa waktu lalu telah memerintahkan penyidik Satuan Reskrim Polres Mimika untuk melimpahkan penanganan kasus video mesum MM dengan AZDB alias I ke penyidik Direskrimsus Polda Papua.

Kapolda juga membentuk tim khusus yang beranggotakan sejumlah penyidik senior.

Sejauh ini, polisi baru menetapkan seorang tersangka yaitu AZDB alias I sebagai orang yang membuat atau mengambil video saat beradegan mesum dengan MM.

Polisi menjerat AZDB dengan pidana berlapis yaitu pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman pidana enam sampai 12 tahun penjara dan denda Rp 250 juta sampai dengan Rp 6 miliar.

Selain itu, pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana enam tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.

”Berkaitan dengan video ini apakah mengandung kepentingan tertentu dan lainnya, itu akan terlihat ketika kita mengungkap semua. Kami belum bisa memastikan itu sekarang,” ujar Kapolda. (*)