Ajukan Izin Hadiri Pemakaman Istri, Ini Sosok Ruslan Buton yang Sempat Heboh Minta Jokowi Mundur

Ruslan sebelumnya ditangkap di kediamannya di Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara
Ajukan Izin Pemakaman Istri, Ini Sosok Panglima Ruslan Buton yang Sempat Heboh Minta Jokowi Mundur
Ajukan Izin Pemakaman Istri, Ini Sosok Panglima Ruslan Buton yang Sempat Heboh Minta Jokowi Mundur.

Ajukan Izin Pemakaman Istri, Ini Sosok Panglima Ruslan Buton yang Sempat Heboh Minta Jokowi Mundur

DotBerita | Jakarta – Istri Panglima Ruslan Buton, pecatan TNI AD yang pernah membuat surat terbuka meminta Presiden Jokowi mundur, meninggal dunia. Ruslan yang berstatus terdakwa dan ditahan di Rutan Bareskrim Polri itu pun meminta izin untuk menghadiri pemakaman.

Ruslan sebelumnya ditangkap di kediamannya di Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (28/5/2020) waktu setempat.

BACA JUGA: Indra Budiman dan Sai Ngo Ng, Dua Buron Kakap Kasus Penipuan dan Korupsi Ditangkap di AS

Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara itu ditangkap tim yang dipimpin oleh Dirkrimum Polda Sultra Kombes Aris Alfatar dan Tim Densus 88 Mabes Polri.

Dia ditangkap setelah membuat heboh dengan surat terbuka yang meminta Presiden RI Joko Widodo mundur.

Melansir detikcom, istri terdakwa kasus ujaran kebencian, Ruslan Buton, meninggal dunia. Ruslan Buton akan mengajukan izin untuk menghadiri pemakaman istrinya.

BACA JUGA: Tuntut Kejelasan Proses Hukum Proyek Jalan Rp21 Miliar, Warga Demo Kejari Singkil 

“Telah berpulang ke rahmatullah Ny Erna adalah istri Ruslan Buton pada hari Jumat, tadi pagi, tanggal 25 September 2020, di Bandung karena sakit,” kata pengacara Ruslan, Tonin Tachta, dalam keterangannya, Jumat (25/9/2020).

Tonin mengatakan istri terdakwa menderita sakit keras dan akan dimakamkan di Bandung. Ia menyebut saat ini sedang berkoordinasi untuk mengajukan izin agar Ruslan dapat menghadiri pemakaman istrinya.

“Ini sudah final kordinasi semoga tidak ada hambatan sehingga bisa izin memakamkan istrinya,” katanya.

BACA JUGA: Satu Jam Berduaan di Ruko Terkunci, Terduga Mesum Digerebek Warga, Kondisi Sprei Berantakan

Tonin mengatakan pihaknya sedang mengurus izin ke majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, dan Rutan Bareskrim. Ruslan saat ini ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Diketahui, jaksa mendakwa Ruslan Buton berbuat onar dan melakukan ujaran kebencian. Ruslan didakwa dengan 3 pasal karena membuat surat terbuka ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ruslan didakwa melakukan ujaran kebencian hingga menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dan dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat.

BACA JUGA: Heboh Perempuan Pelaku Mesum Diarak Warga Tanpa Baju, Videonya Viral di Medsos

Dalam kasus ini, Ruslan Buton, yang merupakan pecatan TNI, ditangkap setelah membuat heboh dengan meminta Presiden Jokowi mundur lewat surat terbuka.

Ruslan ditangkap di kediamannya di Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (28/5) waktu setempat. (*)

BACA ARTIKEL SELANJUTNYA: