Ketua MPR Ingin Polri Izinkan Sipil Pakai Pistol Kaliber 9mm

Kapolri dimintai izinkan sepil gunakan pistol kaliber 9mm untuk pengamanan jaga diri
Ilustrasi - Ketua MPR ingin Polri izinkan sipil pakai pistol kaliber 9mm. | Foto pngegg.com

Ketua MPR Ingin Polri Izinkan Sipil Pakai Pistol Kaliber 9mm

DotBerita | Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia diminta mengizinkan masyarakat sipil menggunakan pistol keliber 9mm. Permintaan untuk kepentingan pengamanan membela diri.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo bahkan menginginkan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis hendaknya mempertimbangkan jenis peluru tajam kaliber 9mm untuk bela diri masyarakat sipil yang sudah memenuhi persyaratan kepemilikan senjata api.

Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, mengatakan di dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 18 tahun 2015 diatur jenis senjata api peluru tajam yang boleh dimiliki, yakni dibatasi untuk senapan berkaliber 12 GA dan pistol berkaliber 22, 25, dan 32.

“Sebetulnya di berbagai negara, sudah memperbolehkan menggunakan pistol kaliber 9 mm. Mungkin Kapolri bisa mempertimbangkan merevisi Perkap tersebut,” ujar Bamsoet dikutip dari Antara, Minggu (2/8/2020).

Dalam Perkap tersebut disebutkan, ada tiga jenis senjata api yang boleh dimiliki untuk bela diri, selain senjata api peluru tajam, ada senjata api peluru karet dan senjata api peluru gas.

Dua jenis senjata disebut terakhir tidak mematikan, namun tetap berbahaya bila digunakan sembarangan. Karena itu, peluru karet dan peluru gas dibatasi untuk peluru berkaliber 9 mm.

Sementara untuk senjata berkaliber peluru lebih dari itu akan dikatakan ilegal dan wajib diserahkan ke kepolisian. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca