Kisah Ayana Moon: Selebgram Cantik Korea yang Pilih Jadi Mualaf, Sempat Alami Masa-masa Sulit

Di negeri itu, selebgram cantik tersebut tidak punya dukungan dari siapapun.
Kisah Ayana Moon: Selebgram Cantik Korea yang Pilih Jadi Mualaf, Sempat Alami Masa-masa Sulit
Foto: Instagram @xolovelyayana

Kisah Ayana Moon: Selebgram Cantik Korea yang Pilih Jadi Mualaf, Sempat Alami Masa-masa Sulit

DotBerita | Jakarta – Perjalanan selebgram cantik asal Korea, Ayana Moon memilih menjadi seorang muslimah ternyata tak se-mulus yang dibayangkan. Pada masa awal memeluk Islam, ia sempat merasakan sulitnya hidup akibat perundungan hingga tak memiliki uang untuk hidup.

Ayana Moon mengakui, saat baru mempelajari Islam, ia langsung memutuskan untuk hijrah. Ayana Moon pun meninggalkan Korea Selatan, lalu pergi ke Malaysia.

Di negeri itu, selebgram cantik tersebut tidak punya dukungan dari siapapun.

Di titik itu, Ayana Moon mengaku ingin menyerah dan kembali ke Korea Selatan. Namun ia berdoa agar bisa melanjutkan niatnya.

“Saya berdoa, ‘Ya Allah tolong berikan kesempatan untuk saya menguatkan iman’. Dan akhirnya sampai saat ini semuanya berjalan lancar.” ungkap Ayana Moon saat berbincang dengan Dewi Sandra di channel YouTube Cinta Quran TV.

BACA JUGA: Lika-liku Hidup Mike Tyson hingga Temukan Hidayah dari Balik Penjara

“Tapi itu juga bukan karena doa, saya juga telah melakukan yang terbaik yang saya bisa,” tambahnya lagi.

Saat berada di Malaysia, Ayana Moon mengaku tidak memiliki banyak uang. Ia pun kebingungan hingga akhirnya hanya bisa menangis setiap hari.

“Itu karena saya masih muda. Saya tidak berpikir panjang. Saya datang ke Malaysia seorang diri, tidak punya uang, tidak punya teman, tidak ada yang menjagaku. Saya menangis setiap hari,” terangnya.

Demi menghemat pengeluaran, Ayana Moon tinggal di sebuah penginapan kecil. “Seperti kandang ayam,” ia menggambarkan.

Menjalani hidup sebagai mualaf di Malaysia ternyata tidak sepenuhnya mudah. Ayana Moon kerap tidak dipercaya oleh beberapa orang yang ia temui.

BACA JUGA: Pengadilan di Jerman Putuskan Larangan Guru Perempuan Berjilbab Langgar Konstitusi

“Tadinya saya berpikir semuanya akan mudah karena saya adalah orang Korea yang muslim. Tapi mereka menganggap kalau orang Korea yang muslim lalu kenapa?” katanya.

“Saya bukan inginkan uang. Saya ingin belajar tentang Islam karena di Korea saya tidak bisa belajar tentang Islam. Itu kenapa saya datang ke sini,” lanjut Ayana Moon.

BACA JUGA: Klaim Ritual Pembersihan, Bibi dan Ponakan yang Dituduh Selingkuh Dipaksa Mandi Telanjang di Depan 400 Warga

Rintangan untuk konsisten dengan keputusannya juga tidak mudah. Ayana Moon terus mendapatkan cobaan yang menggoyahkan imannya.

“Di guest house itu saya salat dengan menggunakan handuk sebagai sajadah. Tapi orang Eropa yang ada di guest house itu menginjak handuk itu karena mereka tidak tahu konsep salat. Saya menangis,” ujarnya.

(detik.com/*)