Klaim Ritual Pembersihan, Bibi dan Ponakan yang Dituduh Selingkuh Dipaksa Mandi Telanjang di Depan 400 Warga

Peristiwa yang dialami kedua korban terjadi pada 21 Agustus 2020 setelah keluarga kedua korban yang dipermalukan itu dilaporkan menyetujui hukuman untuk menghindari pembuangan dari desa.
Klaim Ritual Pembersihan, Bibi dan Ponakan yang Dituduh Selingkuh Dipaksa Mandi Telanjang di Depan 400 Warga
Ratusan warga di India menyaksikan wanita dan keponakannya dihukum mandi telanjang di depan umum karena tuduhan berselingkuh. | Foto: Twitter/Mirror

Klaim Ritual Pembersihan, Bibi dan Ponakan yang Dituduh Selingkuh Dipaksa Mandi Telanjang di Depan 400 Warga

DotBerita | India – Peristiwa tragis dialami seorang wanita di India dan keponakannya. Mereka dipaksa mandi dalam kondisi tanpa pakaian di depan 400 warga akibat tuduhan berselingkuh. Hal itu oleh tokoh setempat diklaim sebagai ritual “pembersihan”.

Perlakuan memalukan yang dialami bibi dan keponakannya itu terjadi di desa Sola, di Sikar, Rajasthan. Peristiwa itu juga terekam dalam sebuah video yang kemudian viral.

Dalam video yang viral itu menunjukkan majelis tetua desa, yang dikenal sebagai Khap Panchayat, menghukum pasangan bibi-keponakan tersebut.

Hingga saat ini, polisi setempat dilaporkan telah menangkap sembilan orang yang diduga terlibat dalam hukuman yang merendahkan martabat tersebut.

BACA JUGA: Hamil dan Melahirkan Saat Suami di Penjara Picu Ibu di Aceh Tengah Ini Kubur Bayinya Hidup-hidup

Peristiwa yang dialami kedua korban terjadi pada 21 Agustus 2020 setelah keluarga kedua korban yang dipermalukan itu dilaporkan menyetujui hukuman untuk menghindari pembuangan dari desa.

Uang denda

Mengutip Sindonews.com dari New Indian Express, Jumat (4/9/2020) Khap Panchayat juga memerintahkan keluarga dari keponakan itu untuk membayar uang senilai 318 poundsterling, sementara kerabat bibi diminta untuk menyerahkan uang senilai 225 poundsterling.

Laporan surat kabar tersebut juga menyebut, bahwa pemberian hukuman mandi telanjang di depan umum itu untuk “menebus dosa hubungan terlarang”.

Rakesh Kumar, sekretaris jenderal Dewan Pembangunan All Rajasthan Sansi, mengatakan: “Jika keluarga pasangan itu tidak setuju untuk memandikan mereka di depan umum, mereka akan dikucilkan secara sosial.”

BACA JUGA: Geger Rekaman Rahasia Sang Kakak Ungkap Hal Tak Terduga, Donald Trump Disebut Punya Tabiat Buruk Ini

“Keluarga mereka tidak akan dipanggil ke acara sosial apa pun dan jika seseorang berani mengundang mereka, keluarga itu juga akan dikeluarkan.”

Pelak ditindak

Inspektur Polisi Sikar Sawai Singh mengatakan orang-orang yang terlibat dalam “penghukuman” itu akan ditindak.”Kami telah menuntut bahwa tindakan harus diambil,” katanya.

“Kami juga menuntut agar FIR (laporan polisi) secara terpisah harus diajukan karena mengumpulkan banyak orang di tengah pandemi Covid-19. Jika ada hubungan terlarang, FIR didaftarkan terhadap mereka,” ujarnya.

Polisi India dilaporkan telah mengumpulkan keterangan dari penduduk desa dan mengumpulkan video serta gambar insiden tersebut sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung.

(SIndonews.com/*)

BACA ARTIKEL SELANJUTNYA:

Gempar Charlie Hebdo Ingin Cetak Ulang Karikatur Nabi Pakai Sorban Menyerupai Bom

Mengerikan, Ternyata Pembunuh Ini Simpan Jasad 2 Wanita Korbannya di Kulkas

Terbukti, Perlakuan tak Manusiawi Tentara Israel ke Pria Tua Palestina