Lika-liku Hidup Mike Tyson hingga Temukan Hidayah dari Balik Penjara

Mike Tyson menemukan hidayah menjadi seorang Muslim dari balik penjara
Mike Tyson saat masih aktif di ring tinju. | Foto: AFP/ARYEH RABINOVICH

Lika-liku Hidup Mike Tyson hingga Temukan Hidayah dari Balik Penjara

DotBerita | Jakarta – Perjelanan hidup legenda tinju Mike Tyson kerap menjadi sorotan publik. Tak hanya tentang kisah cintanya dengan beberapa wanita, keputusannya untuk hijrah menjadi seorang muslim juga sempat menggemparkan dunia, terlebih lagi para penggemar.

Mike Tyson, petinju dengan segudang prestasi di masanya. Dia terkenal buas di atas ring. Menjadi satu-satunya petinju yang berhasil merebut juara kelas berat termuda.

Sebelumnya, status juara kelas berat termuda sempat dipegang petinju Floyd Patterson saat meraih gelarnya pada usia 21 tahun hingga Mike Tyson mematahkan rekornya pada tahun 1986.

Hingga pada tahun 1992, Mike Tyson dihukum penjara akibat tuduhan kasus pemerkosaan. Dia terpaksa mendekam di balik jeruji besi selama tiga tahun.

Namun siapa nyana, dari balik penjara hidayah datang pada diri Mike Tyson. Kebrutalan di atas ring seketika berubah saat ia menemukan kesejatian islam. Ya, Mike Tyson akhirnya menjadi seorang Muslim.

Mike Tyson menemukan hidayah saat terpuruk di balik jeruji besi
Pengakuan Mike Tyson hingga akhirnya memeluk Islam dari balik penjara | Foto: Getty Images

Melansir haibunda.com dari Republic World, Tyson yang dijuluki ‘Iron Mike’ itu dilaporkan mengalami perubahan kepribadian selama di penjara.

Tak disangka-sangka, Tyson malah menemukan cahaya Islam dan memutuskan menjadi mualaf.

Kendati begitu, sebelumnya Tyson mendapatkan banyak respons negatif usai dinyatakan bersalah melakukan pemerkosaan. Ia juga dikenal sebagai pribadi yang kejam sebelum masuk Islam.

Setelah bebas dari penjara, Tyson dalam sebuah wawancara mengungkapkan keharuannya setelah membaca buku-buku tentang Islam. Saat itulah dia membulatkan tekad menjadi seorang Muslim karena baginya Islam sebagai agama yang damai.

Nama baru Mike Tyson

Sang Iron Mike kemudian memutuskan menggunakan nama baru setelah memeluk Islam.

Sebagaimana dilaporkan saat itu, ayah tujuh anak ini mengubah namanya menjadi Malik Abdul Aziz. Pun demikian, nama barunya itu tidak pernah digunakan selama berkarier di dunia tinju.

Kehidupan Tyson selama mendekam di penjara, membuat ia kehilangan banyak hal dalam hidupnya. Dilansir dari The Guardian, beberapa orang kepercayaannya justru balik badan saat dia ditahan.

Pelatih dan petinju Eddie Mustafa Muhammad rutin mengunjungi Tyson selama 18 bulan lamanya ia mendekam di penjara. Muhammad mengungkapkan bahwa Tyson telah berubah menjadi rendah hati dan berdamai dengan dirinya sendiri usai memeluk Islam.

“Islam memberinya tujuan dan arah. Saya akan menemuinya Sabtu pagi untuk berdoa, lalu kami pergi ke jalan masing-masing. Saya tidak ke sana untuk suatu pekerjaan, tapi saya pergi sebagai saudara,” tutur Eddie Mustafa Muhammad.

Dikendalikan Don King

Selama berkarier di dunia tinju, Don King yang merupakan promotor Mike Tyson,  menjadi orang kepercayaannya. Promotor itu juga yang banyak mengendalikan hidupnya.

Dalam satu peristiwa setelah bebas, Tyson berencana ke masjid dekat penjara untuk melaksanakan salat. Namun saat itu King merasa keberatan dan ingin Tyson langsung ke bandara untuk kembali ke Cleveland. Saat mendengar cerita ini, Muhammad hanya tertawa.

“King kembali mencoba untuk mengendalikan hidupnya. Tapi Mike akan melawannya. Jika Allah ingin Mike salat di masjid, maka dia akan salat. Allah mungkin punya banyak nama, tapi salah satunya bukan Don King,” tutur promotor Butch Lewis menceritakan.

Berdasarkan laporan New York Times, Tyson mengenal Islam melalui Muhammad Sideeq. Sahabat Tyson, pebasket Hakeem Olajuwon bahkan menyebutnya sebagai pengikut Nabi Muhammad.

“Dia memeluk Islam dan saya melihat komitmennya. Dia mengutip beberapa ayat dari Alquran untuk dirinya. Dia berbicara tentang Hamzah, seorang pejuang yang hidup di zaman Nabi Muhammad,” ungkap Olajuwon.

Begitu pun, saat keluar dari penjara, penampilan Tyson menjadi sorotan publik. Pria yang saat ini berusia 54 tahun, mengenakan kopiah putih dan disambut para penggemarnya.

Bersyukur menjadi seorang Muslim

Mike Tyson mengungkap rasa syukur yang tak terhingga karena menjadi seorang Muslim. Ia juga mengatakan telah berubah menjadi sosok yang rendah hati.

“Saya sangat bersyukur menjadi seorang Muslim. Allah tidak membutuhkan saya, tapi saya yang membutuhkan Allah,” ujar Tyson seperti dilansir Fox News.

“Saya tidak pernah bisa menjadi rendah hati dan tidak ada hal seperti itu dalam hidup saya,” sambung Mike Tyson.

Pria kelahiran 1966 ini juga mengaku sulit untuk memiliki sifat rendah hati. Tapi dia menyatakan akan berusaha untuk berubah menjadi lebih baik.

“Saya berusaha untuk rendah hati, saya ingin rendah hati tetapi itu sulit. Ini sangat sulit. Rendah hati artinya tidak menganggap diri Anda serius. Saya mencoba melakukannya,” ujarnya.

Pada tahun 2010, Tyson memutuskan untuk menunaikan umrah ke Mekkah. Dilansir Islamic Preacher, Mike Tyson tak kuasa menahan haru saat ia sedang berada di dekat Ka’bah.

“Saya tidak bisa menghentikan tangis ketika saya mengetahui berada di salah satu taman surga,” ungkap sang pemilik nama Malik Abdul Aziz. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca