Menyesal, Ternyata Prada Ilham Tak Tahu Jika Kabar Bohongnya Berdampak Kerusuhan

Prada Muhammad Ilham yang telah ditetapkan sebagai tersangka disebut tidak menyangka jika kebohongannya memicu kerusuhan.
Menyesal, Ternyata Prada Ilham Tak Tahu Jika Kabar Bohongnya Berdampak Kerusuhan
Kondisi di Polsek Ciracas usai penyerangan. | Foto: Jehan/detikcom

Menyesal, Ternyata Prada Ilham Tak Tahu Jika Kabar Bohongnya Berdampak Kerusuhan

DotBerita | Jakarta – Polisi Militer Kodam Jaya merilis hasil terbaru penyidikan kasus kerusuhan hingga penyerangan Polsek Ciracas. Prada Muhammad Ilham yang telah ditetapkan sebagai tersangka disebut tidak menyangka jika kebohongannya memicu kerusuhan.

Dilansir dari detikcom, Prada Muhammad Ilham (MI) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Komandan Polisi Militer (Danpom) Kodam Jaya, Kolonel CPM Andrey Swatika Yogaswara, mengatakan Prada MI saat ini menyesali perbuatannya.

BACA JUGA: Teka-teki Oknum Tentara Sebar Kabar Palsu yang Bikin 100 Tentara Ngamuk Hingga Serang Markas Polisi

“Dilaksanakan penyidikan terhadap tersangka dengan hasil tersangka mengakui salah, ada pengakuan terhadap pemberitaan bohong tersebut,” ujar Andrey, yang juga Ketua Tim Penyidik TNI AD terkait kasus Prada MI, saat konferensi pers, Rabu (16/9/2020).

Andrey mengatakan saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil tes kejiwaan Prada MI. Dari hasil pemeriksaan, Prada MI mengaku tidak menyangka efek cerita bohongnya berbuntut penetapan tersangka dirinya dan teman-temannya.

“Kemudian dari apa yang disampaikan tersangka, tersangka tidak sampai pemikiran efek dampak cerita bohong, itu yang menguatkan motif atau dugaan sementara atas dasar cerita bohong yang dikarang oleh Prada MI, yaitu merasa takut juga merasa malu yang seperti dijelaskan di pertemuan seminggu lalu,” jelasnya.

Untuk diketahui, Prada Ilham dan 65 prajurit TNI saat ini menjadi tersangka penyerangan Polsek Ciracas. Prada Ilham menyebarkan berita bohong bahwa dirinya dianiaya sehingga memicu amarah prajurit TNI menyerang Polsek Ciracas.

BACA JUGA: Zulkarnaini Dibacok Oknum Kades di Aceh Utara, Kedua Tangan Nyaris Putus 

Minum miras

Prada Ilham juga diketahui sempat mabuk setelah minum miras anggur merah sebelum ia terjatuh dari sepeda motor yang kemudian ia narasikan telah dianiaya sehingga memicu penyerangan Polsek Ciracas. Prada Ilham mabuk-mabukan di ruang piket kantor Ditkumad wilayah Ciracas.

Prada Ilham diketahui jatuh atau mengalami kecelakaan tunggal lantaran tak bisa mengendalikan sepeda motor yang dibawanya. Sepeda motor yang dibawa Prada Ilham milik atasannya.

Tak ingin atasannya tahu ia terjatuh dalam keadaan mabuk, Prada Ilham merekayasa dirinya telah dianiaya. Narasi yang dibangun Prada Ilham inilah yang kemudian memunculkan petaka.

BACA JUGA: Begini Proses Hukum 16 Oknum Polisi Terlibat Tembak 3 Warga yang Salah Satunya Meninggal

Selanjutnya rekan-rekannya termakan berita hoax Prada Ilham sehingga melakukan penyerangan ke Polsek Ciracas dan sekitarnya. (*)