Ngaku Khilaf, Ternyata Perempuan Gowes Berbaju Seksi Minta Ini Setelah Diamankan, Simak Respon Darwati A Gani

Perempuan gowes di Banda Aceh yang berpakaian seksi dan tanpa memakai jilbab. | Foto: IST

DotBerita | Banda Aceh – Perempuan gowes berbaju ketat yang viral setelah sejumlah foto dan video aksi mereka tersebar di jejaring media sosial akhirnya diamankan petugas Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (Polisi Syariah) Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Mereka mengaku khilaf.

“Sudah diamankan untuk dimintai keterangan,” kata Kabag Humas Pemko Banda Aceh, Irwan dalam pernyataannya kepada awak media, Selasa (7/7/2020).

Irwan menyebut, setelah dimintai keterangan, para goweser perempuan itu pun mengaku khilaf dan menyampaikan permohonan maaf atas aksi mereka.

“Mereka sudah berjanji tidak mengulangi kembali, dan buat pernyataan masing-masing tidak mengulangi lagi,” ujarnya.

Sebelum akhirnya diizinkan pulang, para perempuan gowes itu juga diberi pembinaan oleh seorang ustaz di Kantor Satpol PP dan WH Banda Aceh.

Para perempuan tersebut viral setelah foto dan video yang memperlihatkan aksi mereka bersepeda dengan berpakain seksi dan tanpa mengenakan jilbab tersebar di media sosial Facebook.

Tindakan mereka bertentangan dengan Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Syariat Islam bidang akidah, ibadah dan syiar Islam disebutkan berpakaian sesuai syariat Islam harus menutup aurat, tidak tipis, dan tidak membungkus sehingga memperlihatkan lekuk tubuh.

Menanggapi peristiwa itu, Ketua Umum Ikatan Sepeda Sport Indonenia (ISSI) Aceh, Darwati A Gani kepada wartawan mengaku kecewa terhadap para perempuan goweser tersebut.

Darwati juga menyesali kenekatan para perempuan yang berani berolahraga di kawasan Aceh dengan berpenampilan seksi. Menurutnya, tindakan tersebut tidak menghargai pemberlakuan Syariat Islam di Aceh. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca