Nikmat Warga Thailand di Musim Pandemi, Disediakan Tunjangan Liburan Dalam Negeri

Fasilitas khusus itu diberikan untuk liburan dalam negeri, sebagai upaya menghindari kebosanan warga dan berpelesiran ke luar negeri.
Nikmat Warga Thailand di Musim Pandemi, Disediakan Tunjangan Liburan Dalam Negeri
ILUSTRASI - Nikmat Warga Thailand di Musim Pandemi, Disediakan Tunjangan Liburan Dalam Negeri. | Foto: NET

Nikmat Warga Thailand di Musim Pandemi, Disediakan Tunjangan Liburan Dalam Negeri

DotBerita | Jakarta – Warga di Thailand memperoleh fasilitas berlibur yang disediakan anggarannya oleh pemerintah setempat. Fasilitas khusus itu diberikan untuk liburan dalam negeri, sebagai upaya menghindari kebosanan warga dan berpelesiran ke luar negeri.

Thailand sendiri sudah sejak 16 minggu lalu memberlakukan penguncian wilayah termasuk jam malam dan pelarangan penjualan alkohol.

BACA JUGA: Tiga Warga Positif Covid-19, Vietnam Lockdown Daklak dan Karantina 7000 Warga 

Melansir detikcom, seperti banyak negara lain di dunia yang terkena dampak pandemi COVID-19, Thailand juga sedang berjuang untuk menghidupkan kembali perekonomian dengan membayar sebagian warga untuk berlibur di dalam negeri.

Thailand termasuk negara yang berhasil menekan kasus corona, tapi membuka penuh negaranya untuk turis asing masih belum dilakukan karena kekhawatiran timbulnya gelombang kedua.

Pemerintah Thailand telah menganjurkan warganya untuk berlibur di dalam negeri, yang sebagian biayanya akan ditanggung.

Sejauh ini sekitar 800 ribu warga Thailand sudah menggunakan fasilitas tersebut dan seorang diantaranya adalah Nattaya Sinsmyther.

BACA JUGA: Mapesa Desak DPRK Banda Aceh Turun Tangan Selamatkan Situs Sejarah Gampong Pande

Setelah 16 minggu menjalani ‘lockdown’ termasuk jam malam dan pelarangan penjualan alkohol, Nattaya menggunakan kupon yang diberikan pemerintah untuk berlibur ke Chiang Mai di kawasan utara Thailand.

“Saya senang sekali karena sudah merasa jenuh di rumah saja selama empat bulan,” kata perempuan berusia 35 tahun tersebut, yang tinggal di Pattaya, sekitar 147 km dari ibukota Thailand Bangkok.

“Saya dan pacar saya suka bepergian, setiap tahun kami pergi ke luar negeri, bahkan liburan di dalam negeri, jadi kalau tidak bisa bepergian, rasanya jenuh.”

Pemerintah Thailand sekarang sedang mempertimbangkan kapan akan membuka negeri itu bagi turis asing, tanpa harus mengorbankan kesehatan dan keselamatan warga sendiri.

BACA JUGA: Pakai Masker Tapi Tak Pakai Baju, Ratusan Kaum Nudis Terinfeksi Covid-19 

Mereka mempertimbangkan untuk menerima turis yang akan tinggal lebih lama, misalnya para pensiunan yang akan tinggal selama beberapa bulan di Thailand.

Pemerintah Thailand juga sedang mengkaji kemungkinan menerima warga dari negara yang memiliki kasus corona yang rendah.

Tetapi Dr Vechbanyongratan dari Chulalongkorn University mengatakan banyak warga Thailand yang khawatir bila negaranya akan dibuka kembali untuk turis asing.

“Banyak warga yang khawatir adanya gelombang kedua bila kami membuka lagi perbatasan,” katanya.

BACA JUGA: Tak Naik Potong! Pria Ini Tinggal Serumah bersama 4 Istri dan 16 Selingkuhan 

“Beberapa negara yang disebut bisa menjadi negara mitra untuk datang ke sini sekarang malah mengalami peningkatan kasus.”

“Jadi banyak yang berpandangan ‘jangan lanjutkan pemikiran itu sekarang dan mari berpikir cara lain untuk membangkitkan ekonomi dan pariwisata’.” (*)