Paduka Wali Nanggroe Berharap Dana Otsus Aceh Unlimited

Malek Mahmud minta pusat perpanjang dana Otsus Aceh tanpa batas waktu
Paduka Yang Mulia Wali Nanggre Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar. | Foto Wikipedia

DotBerita | Banda Aceh – Paduka Yang Mulia Wali Nanggre Aceh, Malek Mahmud Al-Haytar mengungkapkan harapannya agar alokasi dana otonomi khusus Aceh yang akan berakhir pada tahun 2027 mendatang, dapat terus diperpanjang tanpa batasan waktu atau unlimited.

Hal itu disampaikan Paduka Wali saat berkunjung ke Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (8/8/2020), sebagaimana dilansir dari Antara.

“Memang kita harapkan dana otonomi khusus Aceh diperpanjang oleh pemerintah pusat, karena Aceh sudah lama menghadapi konflik bersenjata selama 30 tahun,” ujar Malek Mahmud.

Menurut Wali Nanggroe, pembangunan daerah ini sangat bergantung pada dana otonomi khusus yang selama ini diterima Aceh.

Termasuk dalam hal meningkatkan kesejahteraan masyarakat pasca konflik dan bencana tsunami 25 Desember 2004 silam.

Malek Mahmud menyebut, dampak konflik yang melanda daerah ini selama hampir 30 tahun lamanya, yaitu dalam kurun tahun 1979 hingga 2005, telah menyebabkan Aceh tertinggal dari daerah lain di Nusantara.

“Aceh banyak tertinggal pembangunan dengan daerah lain akibat konflik bersenjata, perpanjangan dana otonomi khusus ini supaya pembangunan Aceh, agar tetap sama rata (seperti) dengan daerah lain,” katanya menambahkan.

Karenanya Paduka Wali berharap pemerintah pusat memperpanjang dana otonomi khusus, agar pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan seluruh masyarakat Aceh semakin lebih baik.

Selain itu, menjelang perayaan 15 tahun perdamaian Aceh pada 15 Agustus mendatang, Wali Nanggroe berpesan kepada seluruh masyarakat Aceh agar dapat terus menjaga perdamaian secara abadi.

“Agar pembangunan di Aceh semakin merata untuk kesejahteraan seluruh masyarakat,” kata Malek Mahmud menandaskan. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca