Pemerintah Aceh Terima Bantuan Pencegahan Corona dari Unicef

Pemerintah Aceh menerima sejumlah bahan disinfeksi serta 1.000 alat kebersihan atau hygiene kits dari Unicef.
Pemerintah Aceh Terima Bantuan Pencegahan Corona dari Unicef
Pemerintah Aceh Terima Bantuan Pencegahan Corona dari Unicef. | Foto: NET

Pemerintah Aceh Terima Bantuan Pencegahan Corona dari Unicef

DotBerita | Banda Aceh – Pemerintah Aceh menerima sejumlah bahan disinfeksi serta 1.000 alat kebersihan atau hygiene kits dari Unicef.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pencegahan dan panggulangan COVID-19 di bidang air, sanitasi, dan hygiene.

BACA JUGA: Donald Trump Klaim Amerika Akan Memiliki Vaksin Corona Kurang dari Sebulan 

Kepala Unicef Perwakilan Aceh Andi Yoga Tama, dalam keterangannya Jumat (25/9/2020) mengatakan peningkatan kasus COVID-19 di Aceh semakin mengkhawatirkan.

Ia mengatakan, organisasi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah bekerja di Aceh pasca tsunami 2004 silam akan terus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah Aceh.

Dukungan yang diberikan saat ini terfokus dalam upaya pencegahan serta pengendalian infeksi COVID-19 di fasilitas kesehatan, pendidikan dan tempat-tempat umum berisiko, hingga di rumah tangga rentan.

BACA JUGA: 20 Lelaki dan 15 Perempuan Sedang Pesta Seks Digerebek Polisi

“Salah satunya melalui pemberian 1.000 kotak yang berisi alat kebersihan dan disinfeksi pribadi untuk nantinya diberikan kepada para pasien penderita COVID-19 yang di rawat di rumah sakit rujukan di Aceh,” kata Andi. 

Bantuan yang diserahkan Unicef diterima Kepala Dinas Kesehatan Aceh Hanif di Posko Penanggulangan COVID-19 Aceh.

Bantuan tersebut direncanakan akan didistribusikan langsung ke rumah sakit rujukan.

Andi menjelaskan, dukungan berupa 1.000 kotak hygiene kits itu merupakan bantuan dari New Zealand Aid yan merupakan salah satu donor Unicef, dan merupakan bagian dari dukungan Unicef kepada Pemerintah Aceh sejak awal pandemi COVID-19 merebak.

BACA JUGA: Klaim Ritual Pembersihan, Bibi dan Ponakan yang Dituduh Selingkuh Dipaksa Mandi Telanjang di Depan 400 Warga

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh menyambut baik bantun dan dukungan Unicef.

Hanif mengatakan pihaknya berharap kemitraan dan kolaborasi antara Unicef dan Dinkes Aceh terus terjalin dalam upaya pencegahan dan penanganan COVID-19. 

Dinas Kesehatan, lanjut Hanif, akan mendistribusikan bantuan tersebut ke sejumlah pihak yang membutuhkan.

BACA JUGA: Soal Insentif Tenaga Medis Belum Dibayar Pemerintah, Direktur RSUZA: Ada yang Sudah

“Dukungan ini dapat segera dikoordinasikan dengan rumah sakit dan pihak terkait lainnya untuk disalurkan pada penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan dan sesuai dengan kriteria yang disepakati bersama,” ujarnya. (*)

BACA ARTIKEL SELANJUTNYA: