Pemuda Ini Gasak Uang Rp 10 Juta dari ATM Milik Warga Jantho

Aksi pencurian yang dilakukan pemuda berusia 29 tahun itu bermula saat korban tidak sengaja meninggalkan kartu ATM BNI miliknya di galeri ATM Bank BNI Pasar Aceh.
pelaku pencurian uang di ATM BNI
Pemuda Ini Gasak Uang Rp 10 Juta dari ATM Milik Warga Jantho. | Foto: dok Polresta Banda Aceh

Pemuda Ini Gasak Uang Rp 10 Juta dari ATM Milik Warga Jantho

DotBerita | Banda Aceh –Personil Satreskrim Polresta Banda Aceh membekuk seorang pemuda warga Banda Aceh berinisial MF akibat ulahnya menguras uang Rp10 juta dari ATM milik Twk Turchamun Dahriansyah (29 tahun) warga Kota Jantho, Aceh Besar.

MF ditangkap pada Senin (14/9/2020) dini hari di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh dipimpin Kasubnit Jatanras  Aipda Mukhlis.

BACA JUGA: Gegara Pinjam Uang, Pemuda Aceh Besar Ini Dijebloskan Pacar ke Penjara 

Aksi pencurian yang dilakukan pemuda berusia 29 tahun itu bermula saat korban tidak sengaja meninggalkan kartu ATM BNI miliknya di galeri ATM Bank BNI Pasar Aceh.

Pelaku diduga menemukan ATM bukan miliknya itu pada hari Kamis (9/7/2020) sekitar jam 23.00 WIB. Bukannya mengembalikan, pelaku kemudian malah melakukan penarikan bertahap di berbagai lokasi hingga mencapai Rp10 juta.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto dalam keterangannya melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan, pelaku MF melakukan aksi pencurian uang nasabah BNI tersebut dikarenakan ATM milik Korban tertinggal di galeri ATM Pasar Aceh.

BACA JUGA: Tuntut Kejelasan Proses Hukum Proyek Jalan Rp21 Miliar, Warga Demo Kejari Singkil 

“Kartu ATM korban tertinggal pada box ATM disaat korban sudah berada di rumahnya. Kemudian korban menghubungi Call Center Bank BNI untuk melakukan pemblokiran terhadap nomor rekening dan ATM  milik korban,” ujar Kasatreskrim.

Namun pihak operator memberitahukan kepada korban bahwa saldo di rekening milik korban sudah berkurang sementara korban tidak pernah melakukan penarikan uang sebelum kartu ATMnya hilang.

Selanjutnya korban berupaya melakukan konfirmasi ke Bank BNI atas berkurangnya saldo ATM-nya itu. Dari hasil print out rekening ternyata isi tabungan korban sudah kosong.

Korban pun akhirnya melaporkan kasusnya ke polusu dengan nomor laporan: LPB/320/VII/Yan. 2.5/2020/SPKT,

BACA JUGA: Plt Gubernur Aceh Pertimbangkan Tambah dan Tidak Kunci Dana Bantuan RSUD

“Kami melakukan pencarian bukti-bukti dan keterangan para saksi, sehingga membuahkan hasil terhadap keberadaan pelaku dan dilakukan penangkapan di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh,” terang AKP M Ryan Citra Yudha.

Setelah berhasil mengidentifikasi pelaku, personil Jatanras Polresta Banda Aceh melakukan penangkapan terhadap MF,

“Pelaku mengakui bahwa ianya pernah melakukan pencurian uang dari ATM milik korban sebanyak 10 juta di berbagai lokasi, di antaranya ATM pasar Gampong Baru, ATM Taman Makam Pahlawan, dan ATM Sukadamai,” jelasnya. 

Dalam melakukan aksinya, pelaku disebut menentukan waktu yang sepi sehingga bisa leluasa dalam menguras isi ATM milik korban.

BACA JUGA: Apel Dansat Kodam IM di Japakeh Resmi Ditutup, Ini Pesan Brigjen TNI Ahmad Faisal

“Pelaku mengakui bahwa pelaku melakukan penarikan uang secara bertahap dengan total 10 juta dan uang tersebut dipergunakannya untuk keperluan sehari -hari,” ungkap AKP Ryan.

Terhadap barang bukti kartu ATM milik korban, menurut keterangan pelaku sudah dibuangnya dan sampai saat ini masih dalam pencarian personel Jatanras.

Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP dan diancam hukuman selama  5 tahun penjara. (*)