Polisi Kepung Gang Skip, Tiga Pengedar Bersama 9,3 Gram Sabu Diamankan

Satresnarkoba Polres Siantar tangkap tiga pria diduga pengedar sabu
Tiga terduga pengedar sabu bersama barang bukri yang diamankan petugas Polres Siantar. | Foto IST

Polisi Kepung Gang Skip, Tiga Pengedar Bersama 9,3 Gram Sabu Diamankan

DotBerita | Medan – Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar mengepung kawasan Jalan Flores II, tempatnya di Gang Skip, Kelurahan Bantan, Siantar Barat, Rabu (29/7/2020) sekira jam 16.00 WIB. Hasilnya, tiga orang pria diduga pengedar yang lagi ‘piket’ alias menunggu pembeli terciduk petugas bersama barang bukti sabu seberat 9,3 gram.

Ketiga orang yang diamankan adalah Martak (33), Fadli (33) dan Budiman (31), yang merupakan warga setempat.

Menurut polisi, pengepungan dilakukan atas laporan masyarakat terkait adanya transaksi narkoba yang biasa terjadi di lokasi tersebut.

Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP David Sinaga dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa di perbatasan Kelurahan Banjar dan Bantan, ada sejumlah orang sering melakukan transaksi narkoba.

“Berbekal informasi itu kita langsung mengkepung Gang Skip yang menjadi tempat para pengedar beroperasi,” ujar Kasat Narkoba, Kamis (30/7/2020).

Saat tiba di lokasi, petugas melihat 3 orang laki-laki yang diduga sedang menunggu pembeli narkoba.

“Tak membuang waktu, personel langsung menangkapnya,” kata AKP David.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti.

Adapun dari Martak ditemukan 1 HP Samsung warna hitam, kotak rokok berisi 1 paket sabu-sabu dan uang tunai Rp 228.000. Kemudian dari Fadli, polisi menemukan uang tunai Rp835.000 serta 1 HP Samsung dari kantong depan celananya.

“Kita temukan juga di dekat lokasi Fadli dan Martak ditangkap, dari dalam pipa 1 plastik klip berisi 19 paket narkotika diduga jenis sabu dan satu lagi berisi 5 paket narkotika diduga jenis shabu. Total berat sabu seluruhnya 9.35 gram (bruto),” ungkap Kasat Narkoba.

Sedangkan dari Budiman, polisi menyita 1 unit HP Samsung dan uang tunai berjumlah Rp50.000.

AKP David mengatakan, saat dilakukan interogasi kepada ketiganya, diperoleh pengakuan bahwa barang haram itu didapat dari seseorang berinisial PT.

Dari informasi itu, polisi kemudian berusaha mencari PT, namun belum berhasil tidak ditemukan. Sementara seluruh tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar untuk proses hukum lebih lanjut. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca