Ritual Aneh Dukun Cabul, Masukkan Telur ke Kemaluan Pasien, Berikut Pengakuan Sejumlah Perempuan yang Jadi Korban

Bahkan, si dukun tersebut juga sempat menggerayangi organ intimnya.
Dukun cabul di Bondowoso dilaporkan pasiennya ke polisi
Ilustrasi - Ritual aneh dukun cabul di Bondowoso masukkan telur ke kemaluan pasien wanita. | Foto NET

Ritual Aneh Dukun Cabul, Masukkan Telur ke Kemaluan Pasien, Berikut Pengakuan Sejumlah Perempuan yang Jadi Korban

DotBerita | Sitobondo – Ritual aneh seorang dukun cabul di Bondowoso terkuak. Seorang pasien mengungkap perlakuan sang dukun yang memintanya telanjang dan disetubuhi. Kemaluan pasien itu, oleh sang dukun, juga sempat dimasukkan telur.

Melansir detikcom, seorang dukun cabul berinisial AR, warga Bondowoso, dipolisikan pasiennya. Pria 40 tahun itu diduga melakukan tindakan asusila terhadap sang pasien.

Aksi yang dilakukan sang dukun di dalam kamar hotel kawasan Pasir Putih Kecamatan Bungatan itu tak hanya sebatas meminta pasiennya telanjang dan disetubuhi saja. Pasien wanita 30 tahun juga melaporkan telah diperlakukan tak senonoh oleh sang dukun.

Sang dukun berdalih untuk pengobatan asam lambung yang diderita pasien, ke dalam kemaluan korban yang juga warga Bondowoso, sempat dimasukkan telur.

Berikutnya, pelaku meminta korban agar mengeluarkan telur itu. Namun tangan pelaku juga ikut membantu. Kini kasus dukun cabul ini dalam penyelidikan polisi.

Aksi aneh dan tergolong bejat yang dilakukan sang dukun terbongkar setelah seorang warga Bondowoso melapor ke polisi karena jadi korban pelecehan dukun cabul modus memasukkan telur ke kemaluan.

Ternyata, kejadian serupa juga dialami sejumlah perempuan lainnya yang jadi korban.

Hanya saja, metode dan sarana yang dilakukan dukun tersebut berbeda dalam prosesi pengobatan. Namun, tujuan si dukun cabul sama, melakukan pelecehan seksual pada pasiennya.

“Kalau saya, dia pakai jeruk nipis. Jeruk itu lalu ditaruh di pusar. Tapi sama, disuruh melepas pakaian. Cuma tersisa bra dan CD,” tutur seorang korban, warga Tamanan, Bondowoso, kepada detikcom di rumahnya, Sabtu (1/8/2020).

Bahkan, si dukun tersebut juga sempat menggerayangi organ intimnya. Cuma bedanya, perempuan itu tetap mengenakan celana dalam. Bedanya lagi, tidak sampai terjadi persetubuhan.

“Tapi saya tak berani menceritakan ke suami. Karena dia orangnya sangat temperamen. Khawatir malah ribut,” kata perempuan berambut sebahu ini.

Korban mengaku, penyakit nyeri punggung yang dideritanya memang lumayan berkurang. Tapi metode dukun cabul itu yang memberatkan dan bikin risih.

“Saya akhirnya terpaksa menghentikan berobat ke orang itu. Mending saya cari dukun lain saja. Daripada terlecehkan begitu,” tutur ibu beberapa anak ini.

Kejadian serupa juga dikisahkan seorang korban lainnya, warga Tenggarang, Bondowoso. Dia juga pernah berobat ke dukun cabul dari Grujugan itu. Karena mengalami keputihan berkepanjangan. Sarana yang dipakai saat itu yakni biji kacang tanah sebanyak 7 biji.

“Bagian bawah disuruh telanjang bulat. Kacang tanah itu lalu diletakkan di kemaluan. Lalu yang satu biji digosokkan. Katanya sih untuk mengusir setan,” tutur korban sembari malu-malu.

Perempuan yang bekerja sebagai ASN itu mengaku prosesi pengobatannya memang di rumahnya. Saat itu suaminya sedang ke luar rumah. Hanya ada dua anaknya. Dia pun mengaku tak menceritakan kejadian itu pada siapapun.

Sebelumnya, seorang warga Bondowoso, melaporkan Arf (40), warga Grujugan, ke Polres Situbondo. Pasalnya, korban merasa jadi korban perbuatan dukun cabul dengan modus, organ vitalnya dimasuki telur dengan dalih pengobatan. Bahkan, pelaku juga menyetubuhinya. (*)

Baca Juga: