Tahukah Kamu, Masjid Bersejarah di Azerbaijan Ini Dijadikan Kandang Babi, Dunia Diam Saja?

Dunia diam saja ketika masjid diubah jadi kandang babi
Masjid diubah jadi kandang. | Net

Tahukah Kamu, Masjid Bersejarah di Azerbaijan Ini Dijadikan Kandang Babi, Dunia Diam Saja?

DotBerita | Agdam – Perlakuan dunia terhadap Islam memang terasa beda. Seperti halnya yang terjadi ketika Turki mengubah Hagia Sophia menjadi masjid, berbagai kalangan ramai-ramai melakukan protes.

Tapi hal berbeda ketika perlakuan terhadap masjid, seperti Masjid Jame Agdam di Nagorno-Karabakh malah diubah jadi kandang sapi dan babi, dunia cuma diam saja.

Kondisi masjid bersejarah yang dibangun dari abad ke-19 di Kota Agdam, Azerbaijan kini bernasib buruk.

Mengutip detikcom dari berbagai sumber, Selasa (4/8/2020), masjid peninggalan Islam itu mengalami nasib tak mengenakkan usai agresi Armenia di tahun 1993 silam seperti diberitakan media Anews.

Masjid Jame Agdam diubah jadi kandang
Kondisi Masjid Jami Agdam | Pool

Upaya kampanye anti Islam yang bergulir kala itu, tentara Armenia membumihanguskan Kota Agdam yang didominasi oleh warga Azerbaijan. Namun, Masjid Jami Agdam menjadi salah satu yang tersisa.

Berdasarkan sejarah kelam tersebut, dilaporkan sekitar 200 hingga 477 jenazah yang sempat dibaringkan di dalam bangunan Masjid Jame Agdam saat itu. Sungguh memilukan.

Sejarahnya, masjid bergaya Qarabagh itu dibangun oleh arsitek kenamaan Karbalayi Safikhan Qarabakkhi dari tahun 1868 hingga 1870. Kala itu, Kota Agdam begitu jaya sebagai salah satu pusat perdagangan.

Masjid Jame Agdam memang mampu bertahan dari gempuran tentara Armenia, namun menara masjid itu hancur akibat penghancuran yang dilakukan dari dalam. Sejumlah pilar masjid juga disebut telah hancur.

Masjid Jame Agdam yang diubah jadi kandang ternak
Kondisi Masjid Jame Agdam yang diubah jadi kandang ternak. | Pool

Tak hanya itu, tentara Armenia bahkan menaruh hewan ternak di dalam masjid sebagai bentuk hinaan. Oleh sebab itu, masjid itu tak ubahnya sebagai kandang ternak.

Berdasarkan penuturan salah satu fotografer bernama Andrei Galafyev yang mendatangi masjid tersebut pada tahun 2007 silam, ia mendapati lantai masjid yang penuh oleh kotoran ternak. Di mana fotonya itu mengundang reaksi dari koran Azerbaijan dan organisasi Turki.

Hanya di tahun 2010, Pemerintah Nagorno-Karabakh yang menguasai wilayah itu menyebut kalau telah melakukan pembersihan. Namun, Kota Agdam kini juga tak ubahnya kota hantu yang ditinggalkan. (*)

redaksi dbcom
Penulis yang membaca