Terlibat Pencurian HP, SAF dan SPH Diringkus Petugas Reskrim Polresta Banda Aceh

Dari tangan SAF berhasil diamankan dua unit Handphone, yang salah satunya yaitu jenis Redmi Note 8 warna hitam diperoleh dari hasil kejahatan di sebuah warung kopi di Aceh Besar.
Terlibat Pencurian HP, SAF dan SPH Diringkus Petugas Reskrim Polresta Banda Aceh
ILUSTRASI - Pelaku pencurian HP. | Foto: NET

Terlibat Pencurian HP, SAF dan SPH Diringkus Petugas Reskrim Polresta Banda Aceh

DotBerita | Banda Aceh – Petugas Reskrim Polresta Banda Aceh meringkus dua orang pelaku yang diduga terlibat aksi pencurian handphone. Keduanya SAF (37 tahun) dan SPH (35 tahun) warga Ingin Jaya, Aceh Besar ditangkap di dua lokasi berbeda, Sabtu (12/9/2020) sore.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasatreskrim AKP Muhammad Ryan Citra Yudha, dalam keterangannya mengatakan personel Jatanras berhasil mengamankan dua pelaku kejahatan kasus pencurian barang elektronik di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.

BACA JUGA: Doi dan Bos Ditangkap Polisi di Aceh Utara

Keduanya terlibat pencurian Handphone milik Aulia Hafidh, (27 tahun) warga Ingin Jaya Aceh Besar dilakukan. Aksi itu bermula saat SAF berada di warung kopi pada Jumat (24/7/2020) silam saat korban sedang tertidur.

Terlibat Pencurian HP, SAF dan SPH Diringkus Petugas Reskrim Polresta Banda Aceh
Foto: dok. Polresta Banda Aceh

“Pelaku melakukan aksi kejahatannya disaat korban tertidur pulas dan meletakkan handphone disamping tempat ia beristirahat, namun pada saat terbangun, korban melihat handphone miliknya telah hilang,” kata mantan Kasatreskrim Polres Aceh Tamiang yang baru dua hari menjabat sebagai Kasatreskrim Polresta Banda Aceh ini.

Dari informasi tersebut, personel melakukan pengejaran terhadap pelaku. Personel juga mendapatkan informasi bahwa pelaku terlihat menggunakan handphone jenis Samsung A50 yang sebelumnya tidak pernah mempergunakan handphone jenis tersebut.

BACA JUGA: Modus Bangun Rumah Bantuan, Pensiunan PNS Aceh Tenggara Raup Rp1,2 Miliar dari Para Korban

“Kami melakukan penelurusan informasi tersebut dan benar bahwa handphone yang dipergunakan oleh SPH (35) warga Kecamatan Ingin Jaya merupakan hasil dari kejahatan yang dilakukan oleh SAF beberapa waktu lalu,” sebutnya lagi.

Polisi pun akhirnya mencari SAF yang diketahui berada di Komplek Perunas Ujong Bate, Aceh Besar.

Dari tangan SAF berhasil diamankan dua unit Handphone, yang salah satunya yaitu jenis Redmi Note 8 warna hitam diperoleh dari hasil kejahatan di sebuah warung kopi di Aceh Besar.

BACA JUGA: Pria di Aceh Utara Digerebek Polisi, Ngaku Baru Lakukan Hal Ini

“Pelaku SAF mengakui bahwa ianya melakukan aksi kejahatan di dua TKP berbeda, yakni Andi Cafe dan Adi Kupi dalam kawasan Kabupaten Aceh Besar,” jelas AKP Ryan.

Polisi menjerat pelaku SPH dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman selama 4 tahun penjara. Sementara SAF dengan pasal 363 KUHP dan diancam kurungan selama 5 tahun penjara. (*)