Terungkap Mantan Petinggi Kejagung 2 Kali Telepon Djoko Tjandra

Barita mengamini pemeriksaan Maringka berdasar pada laporan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) sebelumnya.
Terungkap, Mantan Petinggi Kejagung 2 Kali Telepon Djoko Tjandra
Djoko Tjandra. | Foto: Foto: ANTARA FOTO/ADAM BARIQ

Terungkap, Mantan Petinggi Kejagung 2 Kali Telepon Djoko Tjandra

DotBerita | Jakarta – Mantan petinggi Kejaksaan Agung, Jan Samuel Maringka ternyata pernah menghubungi Djoko Tjandra saat buron. Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) itu disebut sebanyak 2 kali berkomunikasi dengan buronan kelas kakap kasus Bank Bali.

Melansir detikcom, pengakuan Maringka itu disampaikan ke Komisi Kejaksaan (Komjak) pada Kamis, 3 September 2020.

Ketua Komjak Barita Simanjuntak mengatakan komunikasi Maringka ke Djoko Tjandra terjadi pada 2 Juli 2020 dan 4 Juli 2020 atau terjadi sebelum Djoko Tjandra ditangkap pada 30 Juli 2020.

“Ya mantan Jamintel dan dari keterangannya cukup jelas dan clear prosesnya,” ujar Barita kepada detikcom, Senin (7/9/2020).

BACA JUGA:

Kabar Jaksa Pinangki Operasi Hidung di Amerika, Ternyata Segini Lho Biayanya
Majalah Tempo Ungkap Informasi Seputar Pertemuan Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra, Ada Nama Jaksa Agung

Barita mengamini pemeriksaan Maringka berdasar pada laporan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) sebelumnya.

MAKI saat itu menyebut ada petinggi Kejagung kedapatan menelepon Djoko Tjandra tetapi tidak menyebutkan identitas petinggi Kejagung itu.

Terungkap, Mantan Petinggi Kejagung 2 Kali Telepon Djoko Tjandra
Mantan Jamintel Kejagung Jan Samuel Maringka | Foto: dok istimewa

“Memang ada yang akan kami tindaklanjuti kemudian untuk konfirmasi penjelasan ini tapi dari sudut substansi bahwa yang dibicarakan dengan Djoko Tjandra adalah agar Djoko Tjandra menyerahkan diri dan melaksanakan putusan MA,” jelas Barita.

BACA JUGA:
Soal Penanganan Brigjen Prasetijo dan Pengacara Djoko Tjandra, Politisi Gerindra: Semua yang Terlibat tidak akan Terungkap
Kabar Terbaru Jaksa Pinangki, Ada soal Mobil Semiliar Lebih Ini

Maringka sendiri tidak banyak berkomentar saat dimintai tanggapan soal itu. “Melalui Kapuspenkum (Kepala Pusat Penerangan Hukum) saja ya, satu pintu,” kata Maringka saat dihubungi detikcom secara terpisah.

Sementara itu dalam pusaran kasus ini Kejagung sudah menetapkan 3 orang tersangka yaitu Pinangki Sirna Malasari, Djoko Tjandra, dan Andi Irfan Jaya.

Pinangki yang merupakan jaksa itu diduga bersama-sama dengan Andi Irfan selaku swasta menerima suap dari Djoko Tjandra untuk percobaan pengurusan fatwa ke Mahkamah Agung (MA) agar Djoko Tjandra tidak dieksekusi. (*)

ARTIKEL SELANJUTNYA: