Tolak Dihukum Karena Tak Pakai Masker, Oknum Berseragam Kejaksaan Malah Lobi Polisi

Seorang oknum berbaju kejaksaan malah dilaporkan melobi petugas, saat dirinya kedapatan tidak menggunakan masker.
Oknum Berseragam Kejaksaan Malah Lobi Polisi
Tolak Dihukum Karena Tak Pakai Masker, Oknum Berseragam Kejaksaan Malah Lobi Polisi. | Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom

Tolak Dihukum Karena Tak Pakai Masker, Oknum Berseragam Kejaksaan Malah Lobi Polisi

DotBerita | Surabaya – Sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19, pemerintah kian gencar melakukan berbagai upaya untuk membangun kesadaran warga mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya dengan menggelar operasi yustisi. Bagi warga yang kedapatan melanggar, petugas pun akan memberikan sanksi langsung di tempat.

Hal ini seperti yang terjadi di beberapa titik di Surabaya. Namun dalam pelaksanaannya, tetap ada warga yang tidak ingin diperlakukan sama. Seorang oknum berbaju kejaksaan malah dilaporkan melobi petugas, saat dirinya kedapatan tidak menggunakan masker.

Mlansir detikcom, operasi yustisi protokol kesehatan digelar di sejumlah titik di Surabaya. Salah satunya di Bundaran Waru di depan Mal Cito. Sejumlah warga yang tidak bermasker dilakukan penindakan.

Dari pantauan detikcom, setiap pengguna kendaraan roda dua dan empat yang tidak menggunakan masker diminta untuk minggir dan dilakukan penindakan berupa teguran dengan push up dan dilakukan penyitaan KTP.

BACA JUGA: Majalah Tempo Ungkap Informasi Seputar Pertemuan Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra, Ada Nama Jaksa Agung

Dari beberapa pengendara yang melanggar, ada seorang pegawai berseragam kejaksaan yang di dalam mobil tidak menggunakan masker. Pegawai itu kemudian diminta untuk berhenti dan dilakukan penindakan.

“Mohon maaf nggih, kita melaksanakan aturan dan ketentuan. Bapak mohon turun sebentar untuk melaksanakan push up sepuluh kali bapak,” kata salah satu petugas Satlantas Polrestabes Surabaya di lokasi, Senin (14/9/2020).

Tolak Dihukum Karena Tak Pakai Masker, Oknum Berseragam Kejaksaan Malah Lobi Polisi
Oknum pegawai kejaksaan yang terjaring operasi yustisi. | Foto: Deny Prastyo Utomo

“Push up pak?,” jawab oknum tersebut.

“Nggih mohon izin, silakan turun bapak,” balas petugas dari Satlantas Polrestabes Surabaya.

BACA JUGA: Begini Proses Hukum 16 Oknum Polisi Terlibat Tembak 3 Warga yang Salah Satunya Meninggal

Namun saat hendak diminta melakukan push up karena tak memakai masker, pegawai tersebut menolak. Justru pegawai itu melobi petugas agar tidak menghukumnya dengan push up.

Kemudian pegawai tersebut meminggirkan mobil dan berusaha berkomunikasi kembali dengan polisi yang akan melakukan penindakan. Pegawai berseragam kejaksaan tersebut kemudian diarahkan ke pimpinan yang berpangkat lebih tinggi.

BACA JUGA: Rombongan Moge Bikin Ulah Lagi, Dikawal 3 Oknum Polisi Tetap Terobos Lampu Merah

Pegawai itu mendatangi pimpinan kepolisian di lokasi. Setelah menemui pimpinan polisi, pegawai tersebut menggunakan masker dan kembali ke mobilnya dan melanjutkan perjalanan tanpa melaksanakan hukuman. (*)