Tragis Bocah Dicekoki Miras oleh Anak Majikan, Sang Ayah Cuma Bisa Pasrah

Ia menyaksikan sendiri peristiwa tragis yang menimpa anaknya itu, namun hanya bisa pasrah karena si pelaku berstatus anak dari majikannya.
Tragis Bocah Dicekoki Miras oleh Anak Majikan, Sang Ayah Cuma Bisa Pasrah
Foto: bocah di Luwu Timur dicekoki miras oleh anak majikan sang ayah. | Screenshot video viral

DotBerita | Luwu Timur – Nasib memilukan dialami seorang ayah di Luwu Timur, Sulawesi Selatan karena anaknya yang masih bocah dicekoki minuman keras oleh seorang pria. Ia menyaksikan sendiri peristiwa tragis yang menimpa anaknya itu, namun hanya bisa pasrah karena si pelaku berstatus anak dari majikannya.

Peristiwa tersebut terungkap setelah video seorang bocah dicekoki miras viral di media sosial.

Video tersebut berisi rekaman saat seorang pria di Kabupaten Luwu Timur memberikan minuman keras (miras) kepada seorang anak yang masih bocah dan menenggaknya sebanyak tiga kali.

Dilansir dari detikcom, rekaman video tersebut berdurasi 3 menit 2 detik.

Kepolisian setempat mengatakan, ayah sang bocah ada saat peristiwa itu direkam. Namun ia tak kuasa berbuat apapun terhadap perlakuan yang diterima anaknya.

“Dia (ayahnya) ada pada saat kejadian. Tapi nggak bisa ngapa-ngapain dia,” kata Kapolres Luwu Timur AKBP Indratmoko saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (25/8/2020).

Dalam video yang viral, seorang pria sedang menuangkan miras diduga jenis anggur ke dalam sebuah gelas plastik. Selanjutnya, pria itu meminta sang bocah untuk meminumnya.

Anaknya yang masih bocah itu pun patuh dan meminumnya. Bocah itu meminum minuman yang diberikan sebanyak tiga kali.

Sikap sang ayah yang hanya pasrah melihat anaknya menenggak miras bukan tanpa alasa. Menurut Indratmoko, si ayah tidak bisa berbuat banyak karena merasa takut.

“Takut dia, makanya nggak bisa ngapa-ngapain,” terang Indratmoko.

Sikap sang ayah disebabkan karena pria yang meminta sang bocah menenggak miras adalah anak dari majikan si ayah. Ayah si anak sendiri merupakan buruh yang bekerja di perkebunan milik orang tua si pria pemberi miras.

“Jadi ceritanya pelaku (yang menenggakkan miras kepada si bocah) ini anak dari majikan dia,” sebut Indratmoko.

Sang anak sempat sempoyongan setelah menenggak miras tersebut. Sang ayah disebut langsung menolong anaknya serta membawanya menjauh dari lokasi.

“Dia bawa anaknya ke dalam rumah, ditidurkan,” ucap Indratmoko.

Pelaku ditangkap

Polisi saat ini telah menangkap pelaku yang mencekoki bocah dengan minuman keras. Untuk peristiwa tersebut, polisi mengamankan dua pelaku, yakni Firman Efendi (20) dan Rifky Hendra (19).

“Firman yang kasi minum, yang satunya lagi (Rifky) merekam,” kata Indratmoko, Senin (24/8).

Firman Efendi (20) dan Rifky Hendra (19) yang mencekoki miras ke seorang bocah hingga teler sempoyongan di Luwu Timur, Sulsel. (dok. Istimewa).

Polisi menjerat Firman sebagai pelaku yang mencekoki miras ke seorang bocah menggunakan Pasal 77B juncto Pasal 76B dan/atau Pasal 89 ayat (2) juncto Pasal 76J ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman 5 sampai dengan 15 tahun dan denda maksimal 5 miliar rupiah,” katanya.

Sedangkan Rifky, berperan merekam momen Firman mencekoki bocah dengan miras, dijerat polisi dengan Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Ancaman penjara 6 tahun dan/atau denda Rp 1 miliar,” jelas Kapolres Luwu Timur AKBP Indratmoko. (*)