Tuntut Kejelasan Proses Hukum Proyek Jalan Rp21 Miliar, Warga Demo Kejari Singkil

Pada Mei 2019 lalu, terkait proyek ini, warga juga sempat menggelar unjuk rasa ke Kantor Bupati Aceh Singkil.
Tuntut Kejelasan Proses Hukum Proyek Jalan Rp21 Miliar, Warga Demo Kejari Singkil
Demo warga di Kejari Singkil. | Foto: dok Humas Polres Aceh Singkil

Tuntut Kejelasan Proses Hukum Proyek Jalan Rp21 Miliar, Warga Demo Kejari Singkil

DotBerita | Singkil – Puluhan warga Teluk Rumbia Kecamatan Singkil menuntut kejelasan proses hukum Proyek Peningkatan Jalan Singkil-Teluk Rumbia dengan pagu Rp21 miliar yang telah bergulir selama lebih dari setahun.

Tuntutan itu disampaikan saat menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Singkil di Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, Kamis(10/09/2020).

Proyek jalan yang diduga bermasalah tersebut dikerjakan pada tahun 2018 lalu. Pekerjaan dengan total anggaran sebesar Rp21 miliar itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan kabupaten Aceh Singkil.

Pelaksana pekerjaan tersebut adalah PT Peduli Bangsa.

BACA JUGA: Update Terbaru Kasus Jaksa Pinangki: Ada Sosok DK, Begini Penjelasan Kejagung 

Unjuk rasa damai dilakukan terkait proses hukum oleh Kejari Singkil yang hingga kini masih belum ada kejelasan.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pelaksanaan proyek tersebut diduga mengalami sejumlah masalah. Hasil pekerjaan juga terindikasi tidak memenuhi spesifikasi dan berkualitas buruk.

Pada Mei 2019 lalu, terkait proyek ini, warga juga sempat menggelar unjuk rasa ke Kantor Bupati Aceh Singkil.

Saat itu, warga mendesak agar kasus dugaan korupsi tersebut ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

BACA JUGA: Djoko Tjandra Disebut Akui Suap 2 Jenderal Polisi, MAKI Ungkap Aliran Dana Puluhan Ribu Dolar Amerika

Penanganan kasus dugaan korupsi pada proyek peningkatan jalan Singkil-Teluk Rumbi ini telah ditangani Kejari Singkil sejak tahun 2019 lalu.

Namun meski sudah lebih setahun berjalan, hingga kini proses hukum yang dilakukan tidak menunjukkan kejelasan.

Aksi unjuk rasa warga itu, dikawal sejumlah petugas kepolisian dari Polres Aceh Singkil untuk memberikan pengamanan.

Kapolres Aceh Singkil Mike Hardy Wirapraja dalam keterangannya melalui Kepala Bagian Operasi, Kompol Erwinsyah dikutip Minggu (13/9/2020),  mengatakan unjuk rasa dilakukan oleh sekitar 30 warga yang terkait dengan proses hukum proyek peningkatan jalan.

BACA JUGA: Indra Budiman dan Sai Ngo Ng, Dua Buron Kakap Kasus Penipuan dan Korupsi Ditangkap di AS

“Kami tetap melakukan pengawalan dan pengamanan aksi tersebut. Dapat kami pastikan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar, aman dan tertib,” kata Kompol Erwin.

Sepuluh perwakilan pengunjuk kemudian melaksanakan audiensi Kajari Singkil di Aula Kejari setempat.

Selanjutnya terjadi kesepakatan bahwa Kejari Singkil akan menindaklanjuti proses hukum kasus tersebut sesuai dengan prosedur. (*)