Waduh, 1,7 Juta Pegawai Terancam Gagal Dapat Rp600 Ribu per Bulan, Ternyata Ini Sebabnya

Hingga menjelang penutupan, pihak pemberi kerja belum juga menyampaikan data rekening calon penerima.
Waduh, 1,7 Juta Pegawai Terancam Gagal Dapat Rp600 Ribu per Bulan, Ternyata Ini Sebabnya
ILUSTRASI | Foto: Tim Infografis, Mindra Purnomo

DotBerita | Jakarta – Sebanyak 1,7 juta pegawai dilaporkan terancam batal menerima kucuran bantuan sebesar Rp600 ribu per bulannya. Hingga menjelang penutupan, pihak pemberi kerja belum juga menyampaikan data rekening calon penerima.

Melansir detikcom, pemerintah masih terus mengumpulkan nomor rekening penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang sebesar Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan.

Dari 15,7 juta target penerima, baru 14 juta nomor rekening pegawai yang terkumpul.

“Posisi saat ini sudah terkumpul 14 juta nomor rekening dari target calon penerima 15,7 juta dan sudah tervalidasi sebanyak 11,3 juta, selebihnya sedang dikonfirmasi ulang ke pemberi kerja,” kata Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BP Jamsostek, Irvansyah Utoh Banja kepada detikcom, Minggu (30/8/2020).

BACA JUGA:

Karenanya, Utoh mengimbau pihak perusahaan yang belum setor data rekening pegawainya agar segera menyetorkan.

Pasalnya, batas penerimaan data rekening akan ditutup pada 31 Agustus 2020 besok.

“Kami masih mendorong pemberi kerja untuk segera menyampaikan nomor rekening sampai 31 Agustus 2020 dan mempercepat penyampaian data yang dikonfirmasi ulang,” tuturnya.

Jelang penutupan besok, belum diketahui apakah batas penerimaan data rekening akan diperpanjang atau tidak. Jika tidak, maka sebanyak 1,7 juta pegawai yang belum ada data nomor rekening terancam gagal menerima bantuan Rp600 ribu selama 4 bulan.

“Kami akan evaluasi apakah masih perlu diperpanjang. (Pegawai terancam gagal dapat bantuan) makanya tolong perusahaan segera sampaikan nomor rekening sampai 31 Agustus 2020 dan mempercepat penyampaian data yang dikonfirmasi ulang,” kata Utoh menegaskan. (*)


Baca Artikel Selanjutnya: