Zulkarnaini Dibacok Oknum Kades di Aceh Utara, Kedua Tangan Nyaris Putus

Akibat pembacokan, korban terpaksa dilarikan ke RSU Cut Mutia dengan kondisi kedua tangannya nyaris putus.
ILUSTRASI - Korban pembacokan.

DotBerita | Lhokseumawe – Peristiwa penganiayaan berat dialami seorang pria di Aceh Utara pada Sabtu (29/8/2020). Kedua tangannya nyaris putus akibat dibacok oleh oknum kepala desanya sendiri.

Adalah Zulkarnaini (33 tahun) yang diduga menjadi korban pembacokan oknum Kepala Desa Pulo Kito Kecamatan Meurah Mulia Kabupaten Aceh Utara berinisial YD (43 tahun).

Akibat pembacokan, korban terpaksa dilarikan ke RSU Cut Mutia dengan kondisi kedua tangannya nyaris putus.

BACA JUGA:

Sebelumnya, Zulkarnaini diduga dibacok di sebuah kawasan di di Desa Ujong Reuba Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, pada Sabtu malam, sekira pukul 19.30 WIB.

Peristiwa bermula saat korban keluar rumah hendak menuju ke Simpang Rangkaya.

Akan tetapi, sesampai di Desa Ujong Reuba tiba-tiba dari arah belakang pelaku yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba menabrak korban hingga terjatuh.

Korban sempat melihat pelaku memegang sebilah parang. Pelaku disebut menyalip korban hingga terjatuh.

Kemudian, pelaku juga disebutkan mengayunkan parang ke arah leher. Terdesak, korban berusaha menangkis dengan kedua tangannya.

BACA JUGA:

Akibatnya kedua tangan korban terluka parah dan nyaris putus.

Serahkan diri

Usai membacok, oknum kepala desa tersebut langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Meurah Mulia.

“Iya benar telah terjadi penganiayaan berat yang dilakukan oleh oknum kepala desa terhadap warganya,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto kepada wartawan melalui Kapolsek Meurah Mulia Ipda Sirya Ikbal.

Polisi telah mengamankan pelaku bersama barang bukti sebilah parang.

“Kita masih mendalam motif dari penganiayaan tersebut,” tandas Ipda Sirya Ikbal. (*)


Baca Artikel Selanjutnya:

redaksi dbcom
Penulis yang membaca